Morgan Stanley Siap Luncurkan ETF Bitcoin Spot

Koin kripto menumpuk di atas meja. (1)

ASIAWORLDVIEW – Kenaikan harga aset kripto ini juga terjadi menjelang peluncuran ETF Bitcoin spot baru oleh Morgan Stanley, salah satu bank terkemuka di Wall Street dengan nilai pasar lebih dari USD262 miliar. Bank ini akan meluncurkan dana tersebut pada 8 April dan berharap banyak kliennya akan berinvestasi di dalamnya.

Morgan Stanley bergabung dengan pemain besar lainnya di Wall Street yang telah meluncurkan ETF kripto mereka. BlackRock, raksasa dengan aset lebih dari USD14 triliun, telah meluncurkan ETF Bitcoin spot-nya, yang telah mengumpulkan aset lebih dari USD52 miliar. Perusahaan lain seperti Fidelity, Franklin Templeton, dan Invesco juga telah meluncurkan dana mereka.

BlackRock juga sedang mengembangkan ETF Bitcoin baru yang dikenal sebagai iShares Bitcoin Income Fund (BITA). Dana ini akan menggunakan konsep covered calls untuk menghasilkan imbal hasil bagi pemegangnya.

Baca Juga: ETF Ethereum Spot Alami Penarikan Dana Besar-besaran

Tujuannya adalah untuk memberikan eksposur kepada investor terhadap apresiasi Bitcoin dan imbal hasil bulanan. Namun, seperti yang telah kami tulis mengenai ETF covered calls lainnya seperti JEPI, JEPQ, dan SPYI, imbal hasil totalnya biasanya lebih rendah daripada aset dasarnya.

Rally pasar kripto juga terjadi seiring dengan meningkatnya volume dan open interest futures. Data CoinGlass menunjukkan bahwa open interest futures naik 5% pada Senin menjadi lebih dari USD107 miliar. Volume harian naik 64% menjadi USD129 miliar, sebuah tanda bahwa investor mulai membeli koin-koin ini.

Namun, reli kripto yang sedang berlangsung, seperti yang kita lihat baru-baru ini, sebaiknya disikapi dengan hati-hati. Pertama, Bitcoin masih berada di dalam kanal sempit yang telah menjebaknya selama beberapa bulan terakhir. Selain itu, ada kemungkinan kesepakatan gencatan senjata tidak akan terwujud.