Dehidrasi Ganggu Fungsi Vital Tubuh, Ini Cara Pencegahannya

Kampanye AQUVIVA 3–2–1 di Jakarta.

ASIAWORLDVIEW – Dehidrasi, kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang masuk. Alhasil keseimbangan elektrolit terganggu dan fungsi tubuh tidak berjalan normal.

dr. Cut Hafiah, Sp.GK, FINEM, AIFO-K, CSNC, CHt menjelaskan bahaya dehidrasi bagi tubuh cukup. Mulai dari rasa lemas, pusing, dan penurunan konsentrasi, hingga risiko kesehatan yang lebih berat seperti kejang akibat ketidakseimbangan elektrolit, tekanan darah rendah (hipotensi), gangguan fungsi ginjal, serta kerusakan organ bila dibiarkan terlalu lama.

“Cairan tubuh berperan penting dalam menjaga suhu, melumasi sendi, membantu sistem pencernaan, dan mengeluarkan racun. Kekurangan cairan dapat menghambat semua fungsi vital tersebut, sehingga dehidrasi perlu segera ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi berbahaya bagi kesehatan,” sebutnya dalam Kampanye AQUVIVA 3–2–1 di Jakarta.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurang minum air, berkeringat berlebihan akibat aktivitas fisik atau cuaca panas. Selain itu, muntah dan diare yang berkepanjangan, demam tinggi, serta penggunaan obat-obatan tertentu yang meningkatkan pengeluaran cairan tubuh.

Baca Juga: AQUVIVA 3–2–1: Gerakan Sederhana sebagai Pengingat Pentingnya Hidrasi Seimbang

“Orang yang berpuasa tanpa menjaga asupan cairan, penderita penyakit kronis, lansia, dan anak-anak lebih rentan mengalami dehidrasi. Karena air berperan penting dalam menjaga suhu tubuh, melancarkan pencernaan, mengeluarkan racun, dan melumasi sendi, kekurangan cairan dapat mengganggu fungsi vital tubuh,” ia menambahkan.

Pencegahan dehidrasi dapat dilakukan dengan menjaga keseimbangan cairan tubuh melalui kebiasaan sehat sehari-hari. Cara paling utama adalah memastikan asupan air yang cukup sesuai kebutuhan tubuh, yang biasanya berkisar antara 2–3 liter per hari, tergantung usia, aktivitas, dan kondisi lingkungan.

WINGS mengenalkan kampanye AQUVIVA 3–2–1, gerakan edukatif yang dirancang untuk membentuk kebiasaan hidrasi seimbang dengan cara sederhana dan mudah diingat. Konsep ini menganjurkan konsumsi 3 botol AQUVIVA berukuran 700 ml, setara dengan kurang lebih 2 liter air, dalam satu hari.