ASIAWORLDVIEW – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) dengan berbagai jenis, mulai dari RON 92, RON 95, RON 98, hingga solar, tersedia di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) baik milik pemerintah maupun swasta. Pasokan energi untuk masyarakat tetap terjaga dan dapat diakses secara luas, sehingga kebutuhan transportasi maupun industri tetap terjaga
“Semuanya tersedia, RON 92, RON 95, RON 98, semuanya ada kok Solar juga ada. Jadi tinggal dilakukan B2B (business to business) saja,” sebutnya, Selasa (11/2/2025).
Kebutuhan transportasi maupun industri tidak terganggu. Dengan ketersediaan beragam jenis BBM tersebut, konsumen memiliki pilihan sesuai kebutuhan kendaraan dan standar mesin, sementara pemerintah memastikan stabilitas distribusi energi di seluruh wilayah.
Baca Juga: Pemerintah Targetkan Distribusi BBM Normal 2026, SPBU Swasta Masih Impor Bensin
“Ketersediaan beragam jenis BBM tersebut, konsumen memiliki pilihan sesuai kebutuhan kendaraan dan standar mesin, sementara pemerintah memastikan stabilitas distribusi energi di seluruh wilayah,” ia menambahkan.
Terkait izin impor SPBU Shell, Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah ingin memastikan seluruh proses perizinan berjalan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.
Ia berharap kerja sama tersebut tidak menimbulkan masalah dalam distribusi maupun persaingan usaha di sektor energi. Langkah pemeriksaan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, serta memastikan bahwa setiap izin impor yang diberikan benar-benar mendukung kepentingan nasional dan keberlanjutan pasokan energi.
