ASIAWORLDVIEW – Infinix Note Edge yang sebelumnya terdaftar dalam sertifikasi SDPPI Indonesia kini kembali menjadi sorotan setelah muncul dalam bocoran terbaru dari tipster Paras Guglani di platform X. Bocoran tersebut menampilkan desain perangkat dengan finishing hijau dan profil ramping, serta modul kamera lebar di bagian belakang yang menampung dua lensa, lampu LED, dan lampu pengisi tambahan.
Gambar yang bocor menunjukkan Infinix Note Edge dengan finishing hijau dan profil yang relatif ramping. Di bagian belakang, modul kamera membentang lebar di bagian atas ponsel. Modul tersebut menampung dua lensa kamera, lampu LED, dan apa yang tampaknya merupakan lampu pengisi tambahan.
Dengan rencana peluncuran pada Januari 2026, bocoran ini semakin meningkatkan antusiasme pasar terhadap kehadiran Note Edge sebagai salah satu perangkat unggulan terbaru dari Infinix.
Menurut Guglani, Infinix Note Edge akan ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 7100 5G. Prosesor ini belum diumumkan secara resmi, tetapi bocoran mengklaim bahwa chipset ini akan dibangun dengan proses 6nm.
Baca Juga: Infinix GT 30 Pro, AI Gaming Phone Resmi Mendarat di Indonesia
Dari segi perangkat lunak, kemungkinan besar akan pre-installed dengan Android 16. Infinix juga dikabarkan menjanjikan tiga tahun pembaruan platform Android dan lima tahun pembaruan keamanan.
Di bagian depan, Note Edge dikabarkan akan dilengkapi dengan layar AMOLED melengkung 3D beresolusi 1.5K. Semua fungsi akan didukung oleh baterai berkapasitas besar 6.500mAh.
Infinix Note Edge mendapatkan sertifikasi SDPPI bersama Infinix Note 60 dan Note 60 Pro. Note 60 Pro telah muncul di Geekbench dengan chipset Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4, yang diumumkan awal tahun ini.
Ponsel lain yang menggunakan chip ini adalah Redmi Note 15 Pro+, yang saat ini hanya tersedia di China. Note 60 Pro juga dikonfirmasi memiliki RAM 8GB dan Android 16.
Informasi ini memperkuat dugaan bahwa Note Edge akan menjadi lini baru dari Infinix dengan spesifikasi kelas menengah premium. Harga Infinix Note Edge diperkirakan akan berada di kisaran Rp3,5 juta hingga Rp4,5 juta saat resmi diluncurkan di Indonesia pada Januari 2026
