ASIAWORLDVIEW – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal keempat kemungkinan akan sedikit di bawah proyeksi. Apalagi setelah Indonesia serangkaian bencana alam melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Sebelumnya, ia memperkirakan pertumbuhan kuartal keempat sekitar 5,6 hingga 5,7 persen seiring dengan meredanya tekanan inflasi dan pemulihan ekonomi yang semakin menguat. Namun, bencana-bencana terbaru telah menurunkan proyeksi tersebut menjadi sekitar 5,5 persen.
“Selalu ada kemungkinan bencana mempengaruhi pertumbuhan. Saya pikir angka tersebut masih akan di atas 5,5 persen,” kata Menteri Ekonomi Purbaya.
Sebagai langkah mitigasi, Menteri Purbaya mengatakan ia memantau sistem keuangan secara ketat dan siap menyuntikkan likuiditas ke bank-bank jika diperlukan.
“Jika masih belum cukup, saya akan menyiapkan dana tambahan untuk bank-bank,” ujarnya.
Baca Juga: Alasan Menkeu Purbaya Tegas Tak Akan Menaikkan Pajak Lagi
Ia menambahkan bahwa pemerintah siap menaikkan anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jika kebutuhan tanggap bencana melebihi alokasi saat ini.
Ia mengatakan BNPB masih memiliki dana siap pakai yang cukup untuk operasi darurat. “BNPB masih memiliki sekitar Rp500 miliar yang tersedia,” katanya kepada wartawan.
Namun, dia mengakui kemungkinan kebutuhan untuk memperluas anggaran operasional, mengingat skala bencana di tiga provinsi. Mekanisme alokasi Anggaran Tambahan (ABT), katanya, dapat diaktifkan kapan saja.
Ia mendesak BNPB untuk segera mengajukan permohonan jika dana daruratnya menipis, menambahkan bahwa Kementerian Keuangan akan mempercepat pencairan ABT setelah permohonan diajukan.
Ia mengatakan alokasi tambahan akan berasal dari cadangan tanggap bencana dalam anggaran negara. Kapasitas fiskal Indonesia tetap cukup kuat untuk membiayai langkah-langkah tanggap bencana, termasuk program rehabilitasi dan bantuan sosial bagi komunitas yang terdampak.
“Jika kita membutuhkan dana tambahan, kita siap menambahkannya, dan dana tersebut sudah ada dalam anggaran,” ia menambahkan.
