ASIAWORLDVIEW – Perusahaan manajemen aset digital yang didukung Ripple, Evernorth, memperluas kepemilikan XRP-nya melebihi USD1 miliar. Data on-chain menunjukkan bahwa perusahaan tersebut menerima jumlah besar XRP dari Ripple, Uphold, dan investor individu seperti Chris Larsen.
Evernorth Holdings menjadi yang terbaru bergabung dengan VivoPower International, Trident Digital Tech Holdings, dan Webus dalam menimbun XRP. Ripple Labs telah mendukung perusahaan treasury XRP ini dengan lebih dari 388,71 juta XRP senilai lebih dari $1 miliar, menurut data on-chain.
Ripple mengirimkan lebih dari 338 juta XRP secara total ke dompet yang terkait dengan Evernorth. Transfer dari individu, termasuk Chris Larsen dan Edward Hennis, juga tercatat. Dompet tersebut juga mengumpulkan aset kripto dari Uphold, Coinbase, dan Gemini dalam seminggu.
Baca Juga: Ripple Akuisisi Hidden Road, XRP dan RLUSD Jadi Sorotan di Platform Baru
Sebelumnya, Chris Larsen mengonfirmasi transfer 50 juta XRP dari salah satu dompetnya untuk berinvestasi dalam kesepakatan treasury Evernorth. Hal ini memperluas keuntungan yang direalisasikan Larsen menjadi USD764.209.610 sejak 2018, dengan lonjakan besar dari di bawah $200 juta menjadi lebih dari $750 juta pada 2025.
Evernorth mengumumkan rencana untuk go public di bursa saham Nasdaq melalui merger dengan perusahaan akuisisi tujuan khusus (SPAC) bernama Armada Acquisition Corp II. Perusahaan juga mengungkap XRPN sebagai kode saham untuk merger yang diperkirakan akan selesai pada kuartal pertama 2026.
Perusahaan berencana mengumpulkan lebih dari USD1 miliar, termasuk USD200 juta dari SBI, serta investasi tambahan dari Ripple, Rippleworks, Pantera Capital, Kraken, dan GSR. Jika selesai, perusahaan akan menjadi perusahaan treasury XRP terbesar. Berita besar terkait treasury aset digital ini telah memicu sentimen positif di komunitas kripto.
