ASIAWORLDVIEW – Solana kembali bersinar hari ini, menjadi titik terang di tengah pasar kripto yang sebagian besar stagnan. Bitcoin dan Ethereum, aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, mengalami kenaikan tipis sekitar 2% masing-masing, membantu mendorong total pasar kembali di atas USD3,9 triliun.
Solana memimpin kenaikan di antara aset kripto besar, naik signifikan 8% dalam 24 jam terakhir, saat ini diperdagangkan di atas USD209. Bisakah SOL mempertahankan momentum ini?
Peningkatan pasar kripto ini terjadi bersamaan dengan pasar tradisional yang mulai stabil, dengan S&P 500 naik 0,69% menjadi 6.481 poin dan Nasdaq yang didominasi teknologi naik 0,4% menjadi 21.544. Selera risiko di kalangan investor meningkat di hampir semua sektor, dengan minyak mentah Brent naik 0,94% menjadi USD67,85 per barel, sementara emas biasanya dianggap sebagai lindung nilai terhadap risiko sedikit turun 0,18% menjadi USD3.383 per ons.
Baca Juga: Harga Solana Berpotensi Melonjak Seiring Prediksi Pertumbuhan Stablecoin
Peningkatan pasar yang luas ini dapat menunjukkan kepercayaan investor yang kembali setelah periode konsolidasi, meskipun kekuatan yang bervariasi di berbagai aset mengisyaratkan potensi rotasi ke altcoin tertentu. Maka, kemungkinan Solana menjadi perdagangan berikutnya yang diincar oleh para trader.
Kenaikan harga Solana dari harga pembukaan USD195 hingga puncak USD209,33 dapat dianggap sebagai hari biasa di pasar kripto yang volatil bagi trader berpengalaman. Koin ini telah perlahan naik sejak April dan kini menguji level resistensi kuat di puncak hari ini.
Indeks Arah Rata-Rata (ADX) Solana saat ini berada di 28. Pembacaan ini mengonfirmasi apa yang dilihat trader di layar mereka—lingkungan tren yang kuat namun lambat. ADX mengukur kekuatan tren pada skala 0 hingga 100, di mana pembacaan di atas 25 menandakan tren yang telah terbentuk. Pada angka 28, ADX Solana menunjukkan bahwa ini bukan sekadar fluktuasi acak, melainkan pergerakan arah yang nyata yang biasanya dicari oleh trader yang mengikuti tren.
Indeks Kekuatan Relatif (RSI) berada di 60, yang berada di zona bullish tanpa mencapai wilayah “overhyped”. RSI mengukur momentum antara 0 dan 100, dengan pembacaan di atas 70 biasanya menandakan kondisi pasar yang overbought dan memicu aksi ambil untung. Pada level 60, SOL masih memiliki ruang untuk naik sebelum penjualan algoritmik dimulai, menyarankan potensi kenaikan 10-15% sebelum menemui resistensi. Hal ini krusial bagi trader momentum yang mengandalkan level-level ini untuk menentukan waktu masuk dan keluar.
