ASIAWORLDVIEW – Pemerintah berambisi melampaui target pertumbuhan World Bank atau Bank Dunia pada tahun 2025 sebesar 5,1 persen, menargetkan 5,2 persen dengan meningkatkan konsumsi domestik dan mendorong investasi lokal, menurut Kepala Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto
“Kami tetap optimis. Ini masih bulan Januari, jadi kita lihat saja perkembangannya,” kata Airlangga di kantornya di Jakarta, Jumat.
Pemerintah menaruh harapannya pada periode Ramadhan dan Idul Fitri pada kuartal pertama tahun 2025, dimana Idul Fitri akan jatuh pada tanggal 31 Maret. Secara tradisional, lonjakan konsumsi selama Ramadhan dan musim perayaan, memberikan dorongan bagi perekonomian.
Baca Juga: Prabowo Yakin Pertumbuhan Ekonomi 8% Bisa Tercapai
“Maret nanti kita lebaran, jadi kita tetap fokus menggenjot sektor konsumsi,” tambah Airlangga.
Pemerintah juga sedang berupaya menyelesaikan kebijakan yang mendorong eksportir untuk mempertahankan penerimaan devisa (DHE) mereka di pasar keuangan domestik, sebuah langkah yang dapat memperkuat perekonomian domestik dan menahan gejolak perekonomian global.
“Kami sedang menyempurnakan detail akhir. Kami berharap ini bisa segera diluncurkan untuk meningkatkan fundamental ketahanan perekonomian kita,” kata Airlangga.
