ASIAWORLDVIEW – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen membangun ekosistem ekonomi syariah. Selain berdaya saing dan inklusif, juga membawa keberkahan bagi masyarakat.
Ia pun menjelaskan pentingnya penguatan jaringan ekonomi halal dan penciptaan rantai nilai halal untuk meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. Pemerintah juga mempercepat sertifikasi halal bagi produk dan pelaku usaha dalam negeri, termasuk memberikan kemudahan prosedur dan pembiayaan bagi usaha kecil dan mikro
“Pemerintah di bawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto tengah berupaya membangun ekonomi syariah yang berdaya saing, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Gibran dalam tayangan video yang diunggah di kanal YouTube resminya, dikutip Asiaworldview.com, Minggu (8/6/2025).
Baca Juga: Nasib Ekonomi Syariah dan Industri Halal di Indonesia
“Pada 2023 dan 2024, Indonesia dinobatkan sebagai Top Muslim-Friendly Destination of the Year,” ujarnya.
Pemerintah juga tengah mengembangkan empat kawasan industri halal, yang salah satunya saat ini tengah ditetapkan sebagai kawasan ekonomi khusus untuk mengefisienkan proses perizinan dan sertifikasi. Di sektor keuangan, pemerintah terus mendorong pengembangan Bank Syariah Indonesia dan telah meluncurkan layanan bank emas pertama di Indonesia sebagai bagian dari strategi ekonomi syariah.
Gibran menekankan bahwa ekonomi syariah bukan sekadar hitung-hitungan ekonomi, tetapi juga tentang arah dan nilai yang ingin dibangun untuk menciptakan ekonomi yang lebih adil dan inklusif
“Pengembangan ekonomi syariah jangan hanya dilihat sebagai agenda ekonomi, tetapi sebagai bagian dari komitmen pemerintah yang lebih luas untuk membangun ekonomi yang lebih adil, inklusif, dan berpusat pada rakyat,” pungkasnya.
