Bahan Utama Beras Shirataki, Glukomanan Cocok untuk Diet

Glukomanan, bahan utama beras shirataki.

ASIAWORLDVIEW Serat memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan pencernaan, mengontrol kadar gula darah, dan menurunkan risiko penyakit kronis. Hanya sekitar 5% masyarakat Indonesia yang memenuhi kebutuhan serat harian.

Menurut Riskesdas 2023, rata-rata konsumsi serat harian masyarakat Indonesia hanya berkisar 10-15 gram, jauh di bawah rekomendasi 25-30 gram dari WHO. Kekurangan serat ini berkontribusi pada meningkatnya kasus sembelit kronis dan penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi.

Pola makan masyarakat Indonesia cenderung rendah serat, padahal serat sangat penting untuk menjaga keseimbangan nafsu makan dan berat badan,” kata pakar diet Defanda Tritya, S.Gz, RD.

Salah satu penyebab utama rendahnya konsumsi serat adalah perubahan pola makan, di mana makanan olahan tinggi gula dan garam semakin mendominasi. Padahal, Indonesia memiliki banyak sumber pangan kaya serat seperti singkong, jagung, dan sayuran lokal. Salah satunya, glukomanan.

Baca Juga: Minyak Zaitun Turunkan Risiko Pikun hingga Kematian Dini

“Serat seperti glukomanan dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, mengurangi kecenderungan ngemil, serta mendukung metabolisme tubuh agar lebih oprimal. Asupan serat yang cukup dalam diet sehari-hari adalah langkah efektif dalam manajemen berat badan jangka panjang,” ia menambahkan.

Glukomanan, serat alami yang berasal dari umbi konjac dan dikenal karena manfaatnya dalam menjaga kesehatan pencernaan, mengontrol berat badan, serta menstabilkan kadar gula darah. Bahan makanan ini cocok untuk diet sehat.

Banyak digunakan dalam makanan rendah kalori seperti mie shirataki dan beras porang, yang hampir tidak mengandung kalori tetapi tetap memberikan rasa kenyang.

Defanda juga menjelaskan bahwa kebutuhan serat harian orang dewasa adalah sekitar 25 hingga 37 gram, namun konsumsi masyarakat Indonesia masih jauh dari angka tersebut. Kekurangan serat dapat memicu gangguan pencernaan dan rasa lapar yang tidak terkontrol.

Glukomanan membentuk gel di dalam perut, memberikan rasa kenyang lebih lama dan membantu mengurangi asupan kalori. Selain itu, membantu mengatasi sembelit secara alami.