Rupiah Berisiko Sentuh Rp18.000 per Dolar AS

Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS atau USD.(Antara) (1)

ASIAWORLDVIEW – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Rabu (3/6/2026), berada di kisaran Rp17.840–Rp17.900 per USD. Angkanya melemah tipis dibanding penutupan sebelumnya.

Pelemahan ini dipicu oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Dari sisi global, konflik di Timur Tengah termasuk ketegangan Iran dengan negara-negara tetangga meningkatkan permintaan dolar AS sebagai aset aman, sehingga menekan mata uang emerging market seperti rupiah.

Sementara itu, data domestik menunjukkan inflasi Mei 2026 sebesar 3,08% YoY dan PMI manufaktur naik ke level 50,0 dari 49,1, menandakan adanya perbaikan aktivitas industri meski masih dibayangi tekanan biaya bahan baku.

Baca Juga: Rupiah Kian Rapuh di Tengah Stabilitas Global, Sentuh Rp17.864 per Dolar AS

Sementara, indeks dolar AS melemah tipis ke level 99,13, tetapi tetap menjadi acuan kuat bagi investor global. Proyeksi jangka pendek memperkirakan rupiah bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah sepanjang perdagangan hari ini.

Apalagi harga minyak mentah terus naik dan kebijakan moneter global, khususnya potensi pengetatan Fed di akhir 2026. Kondisi tersebut makin menekan pasar.

Risiko yang perlu diwaspadai adalah kemungkinan rupiah mendekati level psikologis Rp18.000 per USD jika ketegangan geopolitik berlanjut. Sementara inflasi domestik dan gangguan pasokan bisa menekan daya beli masyarakat. Dalam beberapa bulan ke depan, arah rupiah akan sangat ditentukan oleh kebijakan suku bunga AS dan dinamika pasar global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *