Jadi Tahun Kelima, Starbucks Kembali Gelar Program Wirausaha untuk Pelajar

Starbucks Creative Youth Enterpreneurship 2025

Setiap bulan April, Starbucks merayakan Bulan Kebaikan Global. Tahun ini, mereka kembali menggelar program Creative Youth Entrepreneurship yang diikuti oleh siswa dari berbagai kota di Indonesia. Program ini bertujuan membangun semangat kewirausahaan di kalangan pelajar dengan pendekatan yang nyata dan berkelanjutan.

Tak sekadar acara simbolis, program ini memberi ruang bagi siswa untuk menciptakan bisnis sendiri. Mereka belajar dari nol mulai dari pengembangan produk hingga strategi pemasaran. Pendampingan juga dilakukan oleh ratusan karyawan Starbucks yang menjadi sukarelawan.

“Bulan Kebaikan Global adalah salah satu cara untuk mewujudkan misi kami: Menginspirasi dan
memelihara semangat kemanusaiaan – satu orang, satu cangkir, dan satu lingkungan pada satu
waktu. Partner (sebutan untuk karyawan) kami adalah para pemimpin komunitas lokal yang
menjalankan misi ini dengan berkontribusi positif bagi ribuan komunitas di seluruh dunia,” ungkap
Avolina Raharjanti, Senior General Manager, Corporate Public Relation PT. Sari Coffee Indonesia,
pemegang lisensi jenama Starbucks di Indonesia.

Program SCYEP Kembangkan Jiwa Usaha Anak Muda

Program Starbucks Creative Youth Enterpreneurship (Sumber: Starbucks)

Starbucks Indonesia bekerja sama dengan organisasi Prestasi Junior Indonesia untuk menjalankan program Creative Youth Entrepreneurship. Selama program, para siswa membentuk student company yang menciptakan produk ramah lingkungan dan bernilai guna. Tahun ini, lebih dari 270 siswa dari 10 sekolah ikut ambil bagian.

Acara puncak dari program ini adalah kompetisi Regional Student Company Competition. Kompetisi ini digelar di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta. Dua tim terbaik akan mewakili Indonesia ke ajang Company of the Year yang akan diadakan pertengahan tahun nanti.

Inovasi Produk dan Pendampingan Intensif

Produk STrabucks Creative Youth Enterpreneurship 2025 (Sumber: Starbucks)

Para siswa menciptakan produk-produk menarik seperti sabun dari ampas kopi, botol pintar pengingat minum, hingga pewarna crayon dari minyak jelantah. Semua produk membawa pesan keberlanjutan dan dirancang agar ramah lingkungan.

Selama beberapa bulan, para siswa mendapat bimbingan langsung dari 150 partner Starbucks. Para relawan ini mencatat lebih dari 700 jam kontribusi dalam mendampingi dan mematangkan ide bisnis para peserta.

Baca juga: Starbucks Barista Championship 2025, Kreativitas dan Inovasi Pembuatan Kopi

Komitmen Starbucks untuk Komunitas

Plurify, Student Company dari SMA Pangudi Luhur Jakarta dan Lituhayu, Student Company dari SMAN3 Yogyakarta menjadi the Best Student Company (Sumber: Starbucks)

Bulan Kebaikan Global sudah menjadi bagian dari budaya Starbucks sejak 2011. Di Indonesia, kegiatan ini diwujudkan lewat program seperti pembangunan AquaTower untuk akses air bersih, serta proyek sanitasi bersama Habitat for Humanity.

Selain itu, Starbucks juga menggalang donasi buku lewat program Books for the Future. Sejak 2022, sudah lebih dari 14.000 buku terkumpul dan disalurkan ke berbagai yayasan di enam kota.

Baca juga: Starbucks Dukung Keberlanjutan Industri Kopi di Indonesia

Langkah Nyata untuk Lingkungan Lewat Greener Nusantara

Tak hanya mendukung pendidikan dan sosial, Starbucks juga menunjukkan tanggung jawab terhadap lingkungan. Sejak 2018, mereka meluncurkan inisiatif Greener Nusantara. Mereka mengurangi plastik sekali pakai dan mengajak pelanggan membawa cangkir sendiri.

Material seperti sedotan kertas, gelas rPET, dan kampanye penggunaan kembali jadi bukti bahwa usaha kecil bisa memberi dampak besar jika dijalankan secara konsisten.

Baca juga: Starbucks Bagikan Takjil Gratis untuk Masyarakat