Ethereum Belum Bisa Dobrak Level Resistensi Utama

Ethereum

ASIAWORLDVIEW – Ethereum saat ini masih bergerak sideways dan belum bisa menembus level resistensi utama. Harga ETH dalam seminggu terakhir berkisar antara USD2,650 hingga USD2,750, menciptakan ketidakpastian di pasar. Tekanan jual masih tinggi, dan Ethereum belum mampu kembali ke level USD2,800, membuat investor khawatir apakah ETH bisa pulih dalam waktu dekat.

Meskipun harga Ethereum terlihat bergerak tidak menentu, beberapa analis optimistis bahwa ETH bisa segera mengalami kenaikan besar. Ahli kripto, Carl Runefelt, dalam analisisnya di X (Twitter), menyebutkan bahwa Ethereum membentuk pola bullish pada grafik harian. Jika pola ini terkonfirmasi, ETH bisa mengalami breakout kuat dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga: Harga Ethereum Menuju USD15.000: Apakah Bisa Segera Terjadi?

Saat ini, Ethereum berada di zona permintaan penting, yang membuat pergerakan berikutnya sangat krusial. Jika pembeli mampu mendorong harga ETH USD kembali ke USD2,800 dan menembusnya, ini bisa menjadi tanda pembalikan tren dan membuka peluang bagi ETH untuk naik di atas USD3,000.

Namun, jika level ini gagal ditembus dan tekanan jual meningkat, harga bisa kembali turun lebih dalam. Dengan ketidakpastian yang masih tinggi, para trader terus mengamati pergerakan ETH untuk mendapatkan sinyal arah berikutnya.

Investor Ethereum tetap waspada di tengah volatilitas pasar. Banyak yang khawatir jika ETH gagal menembus level kunci, harga bisa mengalami penurunan lebih lanjut. Saat ini, harga bergerak dalam kisaran yang sempit, antara level permintaan dan pasokan jangka pendek.

Sentimen pasar pun terbagi. Sebagian investor percaya bahwa Ethereum masih akan mengalami koreksi lebih dalam, sementara yang lain optimistis bahwa ETH sedang bersiap untuk reli pemulihan.