ASIAWORLDVIEW – HONOR telah mengumumkan bahwa fitur AI Deepfake Detection akan tersedia di seluruh dunia mulai April 2025. Langkah ini bertujuan untuk membantu pengguna mengidentifikasi konten audio dan video yang dimanipulasi secara real time.
Teknologi deepfake-yang menggunakan AI untuk menghasilkan media yang sangat realistis tetapi palsu-telah menjadi perhatian yang semakin meningkat bagi bisnis dan individu. Entrust Cybersecurity Institute menemukan bahwa pada tahun 2024 saja, serangan deepfake terjadi setiap lima menit, mengutip Gizmodo, Sabtu (22/2).
HONOR pertama kali memperkenalkan teknologi AI Deepfake Detection di IFA 2024. Sistem ini menggunakan algoritme AI yang canggih untuk mendeteksi ketidakkonsistenan kecil yang sulit dikenali oleh mata manusia. Hal ini dapat mencakup kekurangan pada tingkat piksel, masalah dengan pengomposisian batas, ketidakteraturan antara bingkai video, dan fitur wajah yang tidak biasa seperti rasio wajah ke telinga atau anomali gaya rambut. Ketika sistem mengidentifikasi konten yang dimanipulasi, sistem akan mengirimkan peringatan sehingga pengguna dapat menghindari risiko yang mungkin terjadi.
Baca Juga: IBM: Perusahaan di Indonesia Adaptasi Teknologi AI Secara Masif
Peluncuran global ini dilakukan pada saat serangan deepfake sedang meningkat. Antara tahun 2023 dan 2024, pemalsuan dokumen digital meningkat sebesar 244%. Sektor-sektor seperti iGaming, fintech, dan kripto sangat terpukul, dengan insiden deepfake yang meningkat dari tahun ke tahun masing-masing sebesar 1.520%, 533%, dan 217%.
Inisiatif HONOR adalah bagian dari upaya industri yang lebih luas untuk mengatasi masalah deepfake. Organisasi seperti Content Provenance and Authenticity (C2PA), yang didirikan oleh Adobe, Arm, Intel, Microsoft, dan Truepic, sedang mengerjakan standar teknis untuk memverifikasi keaslian konten digital. Microsoft telah memperkenalkan alat AI untuk membantu mencegah penyalahgunaan deepfake, termasuk fitur pengaburan wajah otomatis pada gambar yang diunggah ke Copilot. Selain itu, NPU Snapdragon X Elite dari Qualcomm mendukung deteksi deepfake lokal menggunakan model AI McAfee, sehingga menjaga privasi pengguna.
