ASIAWORLDVIEW – Indonesia merupakan negara penghasil kopi terbesar ketiga di dunia, setelah Brazil dan Vietnam. Pada 2024, ekspor kopi Indonesia mencapai 342,44 ribu ton atau senilai USD1,49 miliar. Salah satu negara tujuan yaitu China.
Kopi dari Indonesia ternyata populer di China, termasuk BepahKupi. Akhirnya, menciptakan tren minum kopi di China, terutama di kalangan generasi muda, memang mengalami perkembangan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Kopi menjadi semakin populer di kota-kota besar seperti Beijing, Shanghai, dan Guangzhou, yang kini menjadi pusat konsumsi kopi, terutama di kalangan konsumen muda yang tertarik dengan budaya kopi kekinian.
Kopi Specialty merujuk pada kopi yang memiliki kualitas tinggi dan diproduksi dengan cara yang sangat terkontrol, dari proses budidaya, pemanenan, hingga pemrosesan biji kopi. Kopi ini sering kali memiliki profil rasa yang lebih kompleks dan unik dibandingkan kopi komersial biasa.
Baca Juga: Alasan Kopi ‘BepahKupi’ dari Indonesia Mulai Populer di China
Di China, terutama di kalangan konsumen muda dan kelas menengah yang semakin sadar akan kualitas, kopi specialty semakin diminati. Mereka tidak hanya mencari rasa kopi yang enak, tetapi juga ingin memahami asal-usul dan proses produksi kopi tersebut.
Kedai kopi specialty juga mulai menjamur, banyak di kota-kota besar di China. Menawarkan pengalaman unik, seperti mencicipi kopi dari berbagai daerah penghasil kopi, dengan teknik penyeduhan yang berbeda, seperti pour-over, siphon, atau metode V60.
