Sertifikasi Halal Buka Peluang Ekonomi Kreatif ke Pasar Global

The 5th Summit of Halal

ASIAWORLDVIEW – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif menegaskan bahwa ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam memperkuat ekosistem industri halal. Apalagi melalui pengembangan produk bernilai tambah yang mampu bersaing di pasar global.

“Penguatan ekonomi halal sangat erat kaitannya dengan pengembangan ekonomi kreatif, terutama dalam menciptakan produk yang tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen, tetapi juga memiliki identitas yang khas dan nilai tambah,” sebut Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, dikutip Asia World View, Sabtu (19/9/2026).

“Kami meyakini bahwa sertifikasi halal tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tetapi juga menyangkut masalah kesehatan dan gaya hidup,” kata Harsya dalam pernyataan yang diterima di sini pada Sabtu.

Ia mengatakan bahwa sertifikasi halal dapat berfungsi sebagai instrumen untuk memperkuat daya saing produk ekonomi kreatif saat memasuki pasar global. Dengan pendekatan ini, pelaku ekonomi kreatif tidak hanya akan berperan sebagai bagian dari rantai pasok industri halal, tetapi juga dapat menghasilkan produk bernilai tambah dengan memanfaatkan identitas, kreativitas, dan inovasi.

Baca Juga: BPJPH Wajibkan Sertifikasi Halal Produk Asing, Terbitkan Peraturan Baru 2026

“Banyak pelaku industri kreatif memiliki peluang untuk memasuki pasar global melalui sertifikasi halal Indonesia, yang telah memperoleh kredibilitas internasional,” tambahnya.

Sementara itu, sertifikasi halal yang lebih kuat serta pengakuan timbal balik terhadap standar halal antar negara juga dianggap mampu membantu pelaku usaha memperluas akses ke pasar internasional.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengatakan bahwa pengakuan timbal balik sertifikat halal antar negara dapat mengurangi proses yang berulang dan membuat rantai pasok menjadi lebih efisien, sekaligus menciptakan jalur yang lebih jelas bagi produsen kecil untuk memasuki pasar internasional.

Bagi ekonomi kreatif, situasi ini dapat memberikan peluang untuk mengembangkan usaha dan membawa produk-produk berbasis kreativitas Indonesia ke pasar yang lebih luas.

Kementerian Ekonomi Kreatif memandang penguatan keterkaitan antara ekonomi kreatif dan industri halal sebagai bagian penting dalam membangun ekosistem halal yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *