ASIAWORLDVIEW – Berjalanlah ke kafe-kafe kekinian di Jakarta, Bandung, atau Yogyakarta, Anda akan disambut oleh menu-menu yang terdengar seperti puisi: raspberry latte dengan semburat merah muda yang menggoda. Misalnya, coconut coffee yang mengingatkan pada liburan di pantai tropis, atau coffee mocktail yang disajikan dalam gelas cocktail dengan hiasan bunga edibel.
“Barista dan roaster masa kini tidak lagi terikat pada pakem tradisional. Mereka adalah seniman yang berani bereksperimen dengan bahan tambahan seperti buah segar, botanical herbs, santan, hingga soda,” sebut Maulana Wiga, Chairman Asosiasi Startup for Industry Indonesia atau STARFINDO, Rabu (26/8/2026).
Generasi muda masa kini tidak hanya peduli pada rasa, tetapi juga pada manfaat. Kesadaran kesehatan yang semakin tinggi telah melahirkan tren kopi fungsional, di mana secangkir kopi tidak hanya membangkitkan semangat, tetapi juga menenangkan pikiran. Bayangkan menikmati latte yang dipadukan dengan ashwagandha, adaptogen yang dipercaya mampu mengurangi stres, atau lion’s mane yang diklaim dapat meningkatkan fokus.
Baca Juga: Rahasia Kopi untuk Hati Lebih Sehat
Di kafe-kafe yang mengusung konsep wellness, Anda bahkan bisa menemukan kopi dengan tambahan kolagen atau vitamin untuk mendukung kecantikan dari dalam. Ini adalah kopi yang berbicara tentang gaya hidup holistik, di mana setiap tegukan adalah investasi untuk tubuh dan jiwa yang lebih sehat.
Sensasi baru yang menggoyang lidah dari kopi, tambahnya, manis asam dari buah beri berpadu dengan pahit kopi. Bahkan, minuman bersoda yang beradu dengan smoky espresso. Setiap tegukan adalah sebuah kejutan, sebuah eksplorasi yang tak pernah membosankan.
Bagi para penjelajah kopi sejati, petualangan tidak lengkap tanpa menyelami kekayaan single origin Indonesia. Dari dataran tinggi Aceh Gayo yang misterius, Toraja yang megah, hingga Flores yang eksotis, setiap wilayah memiliki karakter rasa yang unik—ada yang fruity, ada yang earthy, ada yang spicy.
Kini, para petani dan roaster semakin berani bereksperimen dengan teknik fermentasi modern seperti anaerobic fermentation, yang menghasilkan profil rasa yang lebih kompleks dan tidak terduga. Hasilnya adalah kopi dengan aroma wine, rasa cokelat yang dalam, atau sentuhan bunga yang halus—sebuah perjalanan rasa yang membawa Anda berkeliling Nusantara tanpa harus meninggalkan kursi kafe.
Fenomena ini melahirkan kreasi-kreasi visual yang memukau: coffee mocktail dengan gradasi warna yang dramatis, coffee flight (tasting set) dengan tiga hingga empat varian rasa dalam satu nampan kayu yang instagramable, atau latte art yang begitu detail hingga rasanya sayang untuk diminum.
