Michelin Key Perkuat Citra Pariwisata Indonesia di Pasar Global, Bali Pimpin Pertumbuhan

Resort mewah Amanjiwo

ASIAWORLDVIEW – Pariwisata Indonesia berhasil mencatatkan prestasi. Pengakuan internasional terhadap kualitas industri hospitality Indonesia menjadi faktor penguat tersendiri. Pada 18 September 2026, Global Michelin Guide mengumumkan 47 hotel dan resor di Indonesia yang masuk dalam daftar Michelin Key 2026. Tiga resor Indonesia meraih penghargaan tertinggi “3 Keys” atau “An Extraordinary Stay”: NIHI Sumba di Nusa Tenggara Timur, Amanjiwo di Jawa Tengah, dan Mandapa Ritz-Carlton Reserve di Bali.

Aliran investasi ke sektor pariwisata premium terus mengalir deras. Realisasi investasi pariwisata Indonesia mencapai rekor Rp73,56 triliun pada 2025, dengan sekitar 76,5 persen investasi pariwisata berada di Jakarta dan Bali, dan 75 persen di antaranya berupa pembangunan hotel dan restoran. Untuk tahun 2026, target investasi pariwisata nasional mencapai Rp63,5 triliun.

Beberapa proyek besar yang tengah berjalan antara lain pembangunan VASA Hotel Ubud oleh PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) dengan nilai investasi sekitar Rp1 triliun. Selain itu, ITDC menggaet investasi asing senilai Rp2,1 triliun untuk pembangunan hotel mewah di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga: Pariwisata Premium Indonesia Tumbuh Pesat, Lampaui Segmen Lain

Sektor branded residence atau hunian bermerek juga mengalami pertumbuhan pesat. Riset C9 Hotelworks mencatat nilai pasar branded residence Asia mencapai sekitar USD40 miliar dengan lebih dari 50 ribu unit dalam pipeline proyek. Indonesia menyumbang sekitar USD1,4 miliar dari total pasar tersebut, dengan Bali sebagai kontributor terbesar sekitar 25 persen nilai pasar branded residence nasional.

Resort mewah Amanjiwo
Resort mewah Amanjiwo

Bali tetap menjadi episentrum pariwisata premium Indonesia. Berdasarkan riset C9 Hotelworks, Bali saat ini menjadi penyumbang sekitar 25 persen nilai pasar branded residence di Indonesia, dengan lebih dari 70 proyek pengembangan aktif yang tersebar di kawasan wisata seperti Canggu, Berawa, Uluwatu, Seminyak, hingga Sanur. Kawasan Canggu dan Berawa tercatat sebagai pusat pengembangan terbesar dengan lebih dari 1.700 unit properti premium.

Laporan Colliers untuk pasar hotel Bali Q2 2026 menunjukkan bahwa pasar hotel Bali mulai beralih dari kuantitas ke kualitas, dengan pertumbuhan didorong wisatawan dengan daya beli tinggi dan pengalaman premium. Sektor hotel Bali mempertahankan tarif kamar yang kuat di kisaran USD149–151 per malam. Segmen mewah dengan tarif di atas USD501 per malam menunjukkan posisi premium yang kuat.

Kontribusi pariwisata terhadap perekonomian nasional terus meningkat. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyebut kontribusi devisa sektor pariwisata Indonesia mencapai 8,43 miliar dolar AS atau sekitar Rp148,37 triliun pada semester pertama 2026. Untuk triwulan I 2026, devisa pariwisata mencapai 4,05 miliar dolar AS, tumbuh 6,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Pemerintah menargetkan kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB nasional mencapai 5 persen dengan perolehan devisa sebesar USD39,4 miliar atau sekitar Rp693,4 triliun. Sektor pariwisata juga menyerap tenaga kerja yang signifikan, dengan total penyerapan tenaga kerja pariwisata mencapai 25,91 juta orang.

Dampak dari pertumbuhan pariwisata premium ini dirasakan langsung oleh pelaku usaha. Penghargaan internasional seperti Michelin Key dinilai memberikan dampak positif bagi dunia perhotelan karena mempengaruhi wisatawan, baik mancanegara maupun domestik, untuk memilih Indonesia sebagai destinasi. Sektor usaha pariwisata mulai dari UMKM hingga usaha besar yang menyerap banyak tenaga kerja ikut merasakan manfaat ekonomi secara langsung.

Meskipun prospeknya cerah, industri pariwisata premium Indonesia menghadapi sejumlah tantangan. Oversupply menjadi salah satu risiko yang perlu diwaspadai, terutama di Bali. Laporan Kompas mencatat bahwa wilayah di luar koridor utama pariwisata Bali mengalami penurunan permintaan yang drastis di tengah tingkat hunian yang sudah sangat rendah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *