Marshall Abadikan Warisan Jimi Hendrix dalam Edisi Terbatas Acton III

Marshall

ASIAWORLDVIEWMarshall kembali menunjukkan taringnya di ranah audio gaya hidup dengan merilis edisi terbatas (limited edition) dari speaker Bluetooth Acton III. Kali ini untuk memperingati 60 tahun tonggak bersejarah ketika legenda gitaris rock, Jimi Hendrix, pertama kali menyambungkan gitarnya ke amplifier Marshall.

Meski mengusung jantung hardware yang identik dengan versi regulernya, edisi spesial bernama Marshall Acton III, Jimi Hendrix 60th Anniversary Edition ini hadir sebagai perangkat kolektor yang sangat kuat secara emosional dan visual.

Di sektor desain, Marshall benar-benar bermain di ranah nostalgia dan seni: kabinet speaker dilapisi bahan embossed velvet (beludru bermotif timbul) yang merupakan material favorit Hendrix, memberikan kesan mewah sekaligus vintage. Sentuhan ikonik semakin terasa dengan adanya simbol “Eye of God” yang dicap di sisi panel, sementara pemilihan palet warna diklaim secara langsung terinspirasi dari pendekatan artistik Hendrix yang kosmik, penuh imajinasi, dan selalu melampaui batas, menjadikan speaker ini bukan sekadar alat pemutar musik, melainkan artefak yang merayakan jiwa rock ‘n’ roll.

Baca Juga: Hadapi Krisis Digital, Indonesia Catat Serangan Siber Tertinggi di Asia Tenggara

Namun bagi para audiophile dan teknisi, kabar baiknya adalah performa audio tetap dipertahankan pada standar Acton III yang sudah teruji. Unit ini ditenagai oleh satu buah woofer 30W yang digandengkan dengan dua tweeter 15W, di mana kedua tweeter diposisikan dengan sudut melebar ke luar dan dipadukan dengan pandu gelombang (waveguide) terbaru yang dirancang untuk memperlebar bidang suara (soundstage) secara signifikan. Di sisi konektivitas, speaker ini mengadopsi Bluetooth 5.2 yang kini telah mendukung Auracast, sebuah standar audio siaran mutakhir yang memungkinkan pengguna untuk menyinkronkan beberapa speaker atau headphone kompatibel ke dalam aliran audio yang sama, sangat ideal untuk pesta atau mendengarkan bersama secara kolektif.

Dari segi spesifikasi teknis, frekuensi responsnya membentang dari 45Hz hingga 20.000Hz dengan tingkat tekanan suara maksimum 97dB pada jarak satu meter, memastikan suara yang keras namun tetap jernih. Kemudahan kontrol tetap menjadi prioritas; pengguna dapat melakukan fine-tuning pada bass dan treble langsung melalui kenop analog di bodi speaker yang ikonik, atau melalui aplikasi Marshall Bluetooth di iOS dan Android, memberikan fleksibilitas antara sentuhan klasik dan kenyamanan modern.

Dengan dimensi 260 x 170 x 150 mm dan bobot 2,85 kg, speaker ini menawarkan postur yang kokoh namun masih cukup kompak untuk ditempatkan di rak atau meja kerja. Meskipun tidak dilengkapi dengan Wi-Fi atau mikrofon internal untuk panggilan suara, Marshall tetap menyisipkan jack headphone 3.5 mm bagi mereka yang masih setia pada jalur kabel untuk pemutaran audio dengan latensi nol.

Di tengah gemerlap desain spesial, Marshall tidak melupakan komitmen keberlanjutannya. Edisi Hendrix ini sepenuhnya bebas PVC, dibuat dari 70% plastik daur ulang, serta menggunakan material vegan di seluruh sisinya. Ini adalah bukti bahwa semangat rock dan kesadaran lingkungan bisa berjalan beriringan. Dengan perpaduan antara warisan legendaris, desain artistik yang memukau, dan teknologi audio modern, Acton III Hendrix edisi ini bukan hanya sekadar speaker—ia adalah penghormatan audial dan visual yang siap memenuhi ruang pribadi para kolektor dan penggemar musik dengan aura keabadian seorang maestro gitar dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *