ASIAWORLDVIEW – Google resmi memperkenalkan Pixel Watch 5 sebagai smartwatch generasi terbaru yang mengusung berbagai peningkatan signifikan. Kini, hadir dengan opsi ukuran 45mm yang lebih besar di samping varian standar 41mm, hingga dapur pacu yang lebih bertenaga.
Perangkat ini ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon W5 Gen 2 Accelerated yang dipadukan dengan co-processor Cortex-M55, serta didukung oleh peningkatan RAM hingga 50% yang diklaim mampu memberikan lonjakan performa 20% lebih cepat dibandingkan pendahulunya.
Dari sisi tampilan, Google menyematkan panel AMOLED LTPO dengan refresh rate adaptif 1-60Hz yang mampu mencapai puncak kecerahan luar biasa hingga 3.000 nit untuk visibilitas di bawah sinar matahari langsung, serta dapat turun hingga 1 nit yang sangat redup untuk mode always-on display yang hemat daya.
Material casing terbuat dari aluminium daur ulang dengan perlindungan layar Corning Gorilla Glass 5 3D, didukung oleh penyimpanan internal 64GB yang lega, serta fitur pendukung seperti NFC, Gen 3 Premium haptics, mikrofon, dan speaker bawaan dengan ketahanan air IP68.
Tidak hanya dari sisi perangkat keras, Google Pixel Watch 5 juga menjadi pionir dalam integrasi kecerdasan buatan berkat sistem operasi Wear OS 7 yang disematkan langsung dengan Gemini Intelligence. Fitur unggulan “Raise to Talk” memungkinkan pengguna mengaktifkan asisten digital hanya dengan mengangkat pergelangan tangan, sehingga memudahkan eksekusi perintah seperti menjalankan workout, memasang timer, menampilkan informasi dari Gmail, hingga mengakses jadwal dan reservasi secara instan.
Keunggulan lainnya, Google memastikan sejumlah proses AI dapat berjalan secara offline langsung di perangkat, sehingga respons tetap cepat meskipun dalam kondisi tanpa koneksi internet, sementara fitur “At a Glance” secara proaktif menampilkan informasi kontekstual seperti boarding pass saat berada di bandara atau detail perjalanan lainnya.
Di sektor kesehatan dan kebugaran, Google menghadirkan fitur-fitur canggih yang dikelompokkan dalam Health Guardian, yang menggabungkan data sensor dengan machine learning untuk memberikan notifikasi potensi masalah kesehatan secara real-time. Fitur kesehatan standar yang tersedia meliputi deteksi fibrilasi atrium (AFib), pemantauan detak jantung tinggi/rendah, saturasi oksigen darah (SpO2), variabilitas detak jantung (HRV), laju pernapasan, variasi suhu kulit, hingga pelacakan stres dan tidur dengan Sleep Score.
Google juga berencana merilis pembaruan perangkat lunak pada September 2026 yang akan menambahkan fitur pelacakan tren tekanan darah, kualitas pernapasan saat tidur, serta tren resistensi insulin. Yang lebih revolusioner adalah fitur keselamatan baru bernama Breathing Emergency Detection, yang akan diluncurkan perdana di Eropa, mampu memonitor penurunan oksigen darah secara drastis dan secara otomatis menghubungi layanan darurat jika pengguna tidak responsif.
Untuk akurasi pelacakan lokasi, Pixel Watch 5 mengandalkan GPS dual-frequency yang diklaim sebagai yang paling akurat yang pernah dibuat Google, dengan memanfaatkan pemodelan lingkungan 3D, optimasi berbasis AI, serta koreksi kondisi atmosfer dari stasiun cuaca global, bahkan dalam pengujian internal diklaim mampu mengungguli Apple Watch Ultra 3 dan Garmin Fenix 8 Pro dalam akurasi rute. Menyoal daya tahan, baterai varian 41mm berkapasitas 332mAh diklaim mampu bertahan hingga 30 jam dengan always-on display aktif.
Sementara varian 45mm dengan baterai 465mAh mampu bertahan hingga 40 jam, dan dengan mode Battery Saver dapat mencapai 48 jam dan 72 jam secara berurutan, dengan dukungan pengisian cepat yang memungkinkan pengisian 50% hanya dalam 15 menit. Pixel Watch 5 resmi diluncurkan pada 12 Agustus 2026 dengan periode pre-order hingga 20 Agustus, dan akan tersedia untuk umum mulai 20 Agustus mendatang.
