Google Resmi Luncurkan Ask Maps di Indonesia: Asisten Perjalanan Berbasis Gemini untuk Jelajah Nusantara

Google Maps

ASIAWORLDVIEW – Google secara resmi menghadirkan fitur Ask Maps bagi pengguna Google Maps di Indonesia. Langkah ini menandai salah satu pembaruan terbesar dalam lebih dari satu dekade sejarah layanan pemetaan digital tersebut, Rabu (12/8/2026).

Kehadiran Ask Maps bertepatan dengan momentum perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan mengusung kampanye bertajuk “Jelajah Nusantara, Lebih Dekat” yang mengajak masyarakat menemukan berbagai destinasi menarik di seluruh tanah air. Fitur percakapan berbasis kecerdasan buatan Gemini ini telah lebih dulu dirilis di 150 negara sebelum akhirnya menjangkau Indonesia, menjadikannya salah satu inovasi paling signifikan yang pernah diperkenalkan Google Maps.

Google Ask Maps hadir untuk mengubah cara pengguna berinteraksi dengan peta digital. Tidak seperti pencarian konvensional yang mengharuskan pengguna mengetikkan nama lokasi secara spesifik, Ask Maps memungkinkan percakapan dalam bahasa alami—pengguna cukup bertanya atau memberikan perintah seperti sedang berbicara dengan asisten pribadi.

Misalnya, pengguna dapat meminta Google Maps untuk merancang rute touring motor selama tiga jam dengan pemandangan indah, menemukan kafe tenang yang cocok untuk mengobrol, atau bahkan mencari tempat pengisian daya ponsel terdekat. Kemampuan ini menjadikan Ask Maps lebih dari sekadar alat navigasi. Ini menjadi pemandu perjalanan digital yang mampu memahami konteks dan kebutuhan spesifik pengguna.

Baca Juga: Google: AI Generatif Sumbang Rp66 Triliun per Tahun untuk Ekonomi Kreatif

Salah satu keunggulan utama Ask Maps adalah dukungan informasi real-time yang memungkinkan pengguna mendapatkan data terkini mengenai rute perjalanan, kondisi lalu lintas, jadwal transportasi umum, hingga peringatan kemacetan atau perbaikan jalan. Pengguna dapat bertanya, misalnya, “Bagaimana cara menuju Kota Tua Jakarta dari Bandara Soekarno-Hatta? Kapan jadwal kereta berikutnya?” dan Ask Maps akan menyajikan opsi perjalanan lengkap dalam satu tampilan.

Google Ask Maps semakin istimewa karena integrasi dengan Personal Intelligence, sebuah fitur berbasis Gemini yang memungkinkan asisten digital ini memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi berdasarkan data dari akun Google pengguna.

Dengan menghubungkan Ask Maps ke Gmail—dan ke depannya Google Calendar—fitur ini dapat membaca informasi seperti reservasi hotel, tiket penerbangan, atau jadwal perjalanan yang tersimpan di email untuk memberikan saran yang lebih relevan.

Untuk pengguna di Indonesia, Ask Maps kini dapat diakses dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Google juga berkomitmen untuk menghadirkan dukungan bagi berbagai bahasa lokal lainnya secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan. Langkah ini menunjukkan keseriusan Google dalam menjangkau masyarakat Indonesia dari berbagai latar belakang budaya dan bahasa.

Melalui kampanye “Jelajah Nusantara, Lebih Dekat”, Google mengajak pengguna memanfaatkan Ask Maps untuk menemukan hidden gems di seluruh Indonesia—mulai dari warung UMKM legendaris, gang-gang estetik untuk mengabadikan momen, hingga situs cagar budaya yang menyimpan sejarah Nusantara. Kehadiran fitur ini diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas harian masyarakat, tetapi juga mendorong eksplorasi destinasi wisata lokal yang selama ini mungkin terlewatkan.

Bayangkan ketika Anda tiba di sebuah kota, Ask Maps sudah mengetahui di mana Anda menginap dan dapat merekomendasikan aktivitas menarik di sekitar hotel, atau memberi tahu waktu terbaik untuk berangkat ke bandara berdasarkan jadwal penerbangan Anda. Personal Intelligence hadir sebagai fitur opsional yang default-nya dalam keadaan mati, sehingga pengguna tetap memiliki kendali penuh atas data pribadi yang ingin dibagikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *