ASIAWORLDVIEW – Golden Indie Music Awards (GIMA) 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu panggung paling penting bagi musik orisinal di Taiwan. Acara inisemakin lama, gaungnya makin terasa hingga ke seluruh Asia.
Memasuki edisi ke-17, GIMA menerima 4.242 kiriman karya, sebuah angka yang tidak hanya mencerminkan vitalitas industri musik Taiwan. Selain itu, juga menunjukkan bahwa semakin banyak musisi ingin menjadi bagian dari ekosistem kreatif yang dirayakan di sini.
Kategori Best Asian Creative Artist—yang khusus memberi ruang bagi musisi dari luar Taiwan—mencatat rekor baru dengan 105 entri, menandakan bahwa GIMA bukan lagi sekadar ajang lokal, melainkan ruang pertemuan lintas budaya yang menghubungkan Taipei dengan komunitas musik di berbagai penjuru Asia. Tema tahun ini, “觸 TRUE”, memadukan ekspresi khas Taiwan 觸 (chù) dengan kata Inggris “TRUE”.
Dalam bahasa sehari-hari di Taiwan, 觸 menggambarkan perasaan ketika sesuatu menyentuh hati atau resonansi yang dalam—sebuah tema yang tepat untuk merayakan ekspresi kreatif yang autentik dan kemampuan musik untuk melampaui batas bahasa, budaya, dan geografi.
Baca Juga: Spotify KPop ON! Hub Hadirkan Listening Party dan Podcast Eksklusif
Kursi juri tahun ini dipegang oleh Fang Q, bassist band Taiwan Cosmos People. Ia menyebut lonjakan 4.242 kiriman sebagai cerminan vitalitas dan keberagaman kreatif scene musik Taiwan.
Di jajaran nominasi, nama-nama yang dikenal secara internasional ikut mencuri perhatian. Sunset Rollercoaster masuk dalam beberapa kategori bergengsi melalui album terbaru mereka, QUIT QUIETLY dinominasikan untuk Best Album, Best Band, dan Best Alternative Pop Album.
Sementara lagu Bluebird masuk nominasi Best Alternative Pop Song. Tseng Kuo Hung juga dinominasikan untuk Best Singer-Songwriter lewat album yang sama. Nominasi tahun ini membentang dari jazz, musik elektronik, hip-hop, hingga karya-karya yang berakar pada bahasa dan tradisi budaya lokal yang berbeda, sebuah potret scene musik kontemporer Taiwan yang kaya, berlapis, dan tidak mudah dikotak-kotakkan.
