BI Catat 65,77 Juta Pengguna QRIS, 96% UMKM Terserap Ekonomi Digital

QRIS

ASIAWORLDVIEW – Bank Indonesia (BI) mencatat 65,77 juta pengguna QRIS per Juni 2026, dengan sistem pembayaran tersebut diterima oleh 44,86 juta pedagang. Laporan tersebut menyebutkan 96,68 persen di antaranya merupakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

BI meyakini bahwa perluasan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) memudahkan transaksi sekaligus membantu UMKM agar lebih terintegrasi ke dalam ekonomi digital dan ekosistem keuangan. Transformasi digital semakin penting untuk meningkatkan produktivitas, memperluas akses pasar, dan membantu UMKM naik ke rantai nilai yang lebih tinggi di tengah pertumbuhan pesat ekonomi digital.

“QRIS telah menjadi gerbang utama, titik masuk, bagi UMKM ke dalam ekosistem keuangan digital,” kata Wakil Gubernur BI Filianingsih Hendarta di Jakarta.

Baca Juga: Potret Inklusi dan Fenomena Kesenjangan Akses Perbankan di Jantung Jakarta

BI terus mendorong UMKM untuk bertransformasi digital melalui tiga strategi utama, yang pertama adalah e-farming melalui pertanian digital guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Pengguna terbanyak lainnya disusul oleh e-commerce melalui onboarding UMKM untuk memperluas akses pasar digital, serta e-financing melalui Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) untuk memperkuat pelaporan keuangan dan akses ke pembiayaan.

BI terus memperkuat upaya-upaya ini, termasuk melalui pengembangan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI), yang menghubungkan talenta, inovator, industri, pemerintah, dan mitra strategis untuk menghasilkan solusi digital yang relevan guna diterapkan di sektor riil, termasuk UMKM.

“PIDI mewakili sinergi antara BI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan mitra strategis dalam mempercepat inovasi serta pengembangan talenta digital nasional,” ia menambahkan.

Sedangkan bagi UMKM, PIDI memfasilitasi pengembangan solusi digital yang mudah diadopsi dan direplikasi guna meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta memperluas akses ke pasar dan pembiayaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *