ASIAWORLDVIEW – Indonesia Best BUMN Awards untuk yang kesembilan kalinya pada tahun 2026 dengan tema “Unlocking National Value Through Strategic Investment and Enterprise Excellence”. Ajang penghargaan tahunan ini ditujukan bagi perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ini sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka dalam mengoptimalkan investasi strategis serta menerapkan standar keunggulan dalam menjalankan bisnis. Penghargaan ini pun diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni, melainkan menjadi wadah yang mendorong lahirnya praktik-praktik terbaik di lingkungan BUMN.
CEO & Chief Editor Warta Ekonomi Group, Muhammad Ihsan, menyoroti bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), serta meningkatnya arus misinformasi, komunikasi yang transparan dan kredibel menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik.
“Kepercayaan merupakan aset penting bagi setiap organisasi. Karena itu, perusahaan tidak hanya dituntut memiliki kinerja yang baik, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang akurat dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Tema yang diusung dalam ajang ini sejalan dengan transformasi besar yang sedang berlangsung di tubuh BUMN, terutama dengan terbentuknya Super Holding Danantara sebagai pengelola aset negara dan investasi strategis, serta hadirnya Badan Pengatur BUMN (BP BUMN) di bawah Presiden RI sebagai regulator dan pengawas tata kelola BUMN.
Baca Juga: Potret Inklusi dan Fenomena Kesenjangan Akses Perbankan di Jantung Jakarta
Harapan akan transformasi dan tata kelola yang lebih baik sejalan dengan peran strategis BUMN dalam perekonomian nasional. Sepanjang tahun 2025, BUMN mencatatkan kinerja keuangan yang cukup solid. Seluruh korporasi pelat merah berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp335 triliun. Laba ini sekaligus membantah anggapan yang selama ini beredar bahwa BUMN tidak pernah untung. Selain laba yang tinggi, kontribusi BUMN terhadap penerimaan negara juga sangat signifikan, dengan setoran pajak yang mencapai Rp215 triliun.
Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa posisi BUMN saat ini sangat kuat dan kontribusi dividennya setara dengan sepertiga dari APBN. Ke depannya, Danantara menargetkan laba BUMN dapat meningkat menjadi Rp360 triliun pada tahun 2026, dengan harapan jangka panjang mencapai Rp450 triliun per tahun.
Penilaian dalam Indonesia Best BUMN Awards 2026 dilakukan melalui riset independen dan pemantauan media (media monitoring) terhadap 96 BUMN beserta entitas anaknya. Proses penilaian mempertimbangkan sejumlah aspek, antara lain kinerja keuangan, reputasi perusahaan, serta implementasi prinsip keberlanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG). Sementara itu, kategori Top Leader ditentukan melalui evaluasi terhadap 145 pemimpin perusahaan dari berbagai sektor.
Deputi Bidang Strategi dan Sistem Komunikasi Badan Komunikasi (Bakom) RI, Fahd Pahdepie, berharap ajang penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi perusahaan BUMN dan para pemimpin untuk terus membangun komunikasi yang kredibel, memperkuat reputasi, serta menjaga kepercayaan masyarakat. Menurutnya, seluruh pemangku kepentingan juga perlu menghadirkan komunikasi yang jujur, transparan, dan bertanggung jawab sebagai fondasi dalam mendukung terwujudnya Indonesia yang semakin maju.
Fahd turut menyampaikan apresiasi kepada Warta Ekonomi atas konsistensinya menyelenggarakan ajang penghargaan tersebut. Ia menilai penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan atas kontribusi perusahaan BUMN dan para pemimpin yang berhasil membangun reputasi, menjaga kepercayaan publik, serta menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Tema ini juga mencerminkan pergeseran paradigma BUMN dari sekadar entitas bisnis dan agen pembangunan menjadi orchestrator (pengatur) nilai ekonomi nasional yang berdaya saing global, akuntabel, dan memberikan kontribusi nyata. Dengan kinerja yang terus bertumbuh dan tata kelola yang semakin kuat, BUMN diharapkan mampu menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan sekaligus memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat dan negara.
