Norwegia Melarang Keras Penambangan Kripto

Bendera Norwegia.(Unsplash.com)

ASIAWORLDVIEW – Pemerintah Norwegia berencana untuk memberlakukan larangan sementara pada operasi penambangan kripto baru. Negara ini menindak penambangan kripto dengan tegas.

Namun, Partai Buruh yang berkuasa di negara tersebut juga mengatakan bahwa tenaga yang digunakan untuk menambang aset digital dapat digunakan dengan lebih baik, termasuk untuk pusat data komunitas dan blockchain.

Pemerintah Partai Buruh di negara tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa mereka akan menyelidiki larangan sementara terhadap operasi penambangan kripto yang menggunakan daya intensif. Menurut pernyataan tersebut, daya yang digunakan untuk menambang aset digital dapat dimanfaatkan dengan lebih baik, termasuk untuk pusat data komunitas dan blockchain.

Baca Juga: Penambangan Kripto Butuh Banyak Listrik, Penyebab Masalah Lingkungan Baru

“Selama musim gugur 2025, pemerintah akan menjajaki kemungkinan untuk sementara waktu melarang pendirian pusat data baru di Norwegia yang mengekstraksi mata uang kripto dengan teknologi yang paling banyak memakan daya,” bunyi pernyataan itu.

Pemerintah menambahkan bahwa “penggunaan teknologi blockchain dan kecerdasan buatan yang bermanfaat juga penting,” dan bahwa mereka tidak ingin “menghalangi inovasi dan pengembangan di bidang-bidang yang berguna bagi masyarakat.”

Menteri Energi Terje Aasland menambahkan: “Dengan melarang penambangan mata uang kripto yang boros daya, kita dapat membebaskan lahan, daya, dan kapasitas jaringan untuk konsumsi lain yang berkontribusi lebih besar pada penciptaan nilai, lapangan kerja, dan pengurangan emisi gas rumah kaca.”