ASIAWORLDVIEW – Investor besar Ethereum, Garrett Jinn, sekali lagi melepas kepemilikan ETH-nya, memicu diskusi di antara pelaku pasar. Bersamaan dengan itu, tampaknya minat institusional juga menurun. Hal itu dibuktikan oleh data aliran dana ETF Ethereum Spot AS terbaru.
Uniknya, harga ETH tetap berada di zona hijau, menunjukkan bahwa pelaku pasar masih optimis terhadap aset tersebut. Dengan mempertimbangkan hal itu, para pengamat pasar kini mengevaluasi apakah kripto tersebut dapat melesat melewati level resistensi USD2.400.
Para paus Ethereum kembali menjadi sorotan, terutama di tengah tekanan jual yang terus berlanjut dari para investor. Sebagai konteks, Garrett Jin, yang juga dikenal sebagai BitcoinOG1011short, terus menyetorkan kepemilikan ETH-nya ke bursa kripto terkemuka Binance.
Baca Juga: Ethereum Foundation Tarik USD49 Juta ETH, Pasar Waspadai Aksi Jual
Menurut platform pelacakan transaksi on-chain, Lookonchain, Garrett Jin telah menyetor 108.169 ETH, senilai USD250,17 juta, ke bursa tersebut hari ini. Yang menarik, ini terjadi tepat setelah sehari sebelumnya paus ETH tersebut menyetor 78.077 koin, senilai USD178 juta, ke bursa yang sama.
Sementara itu, Lookonchain mencatat bahwa Garrett Jin telah menyetor 352.268 ETH , senilai sekitar USD824 juta, ke bursa tersebut. Hal ini memicu diskusi tentang apakah tekanan jual akan berdampak pada harga Ethereum ke depannya.
Selain itu, paus Ethereum tersebut masih memegang 225.449 ETH, senilai USD520 juta pada harga saat ini. Mengingat hal itu, jika ia terus melepas kepemilikannya, hal itu dapat berdampak signifikan pada harga kripto tersebut di masa mendatang.Iklan
Harga Ethereum tetap berada di zona hijau hari ini, meskipun minat institusional menurun. Sebagai konteks, ETF Spot Ethereum AS mencatat arus keluar sebesar USD103,6 juta pada 7 Mei, mengakhiri tren arus masuk selama empat hari berturut-turut.
