ASIAWORLDVIEW – Kazakhstan baru saja merayakan Hari Simbol Negara pada 4 Juni. Tahun ini, simbol resmi negara, warisan budaya, serta tonggak sejarahnya mendapatkan “kehidupan baru” di dunia digital melalui Non-fungible Token (NFT).
Langkah ini menunjukkan bagaimana Kazakhstan memanfaatkan teknologi blockchain untuk melestarikan dan mempromosikan identitas nasionalnya di era digital.
Salah satu proyek NFT yang menarik adalah Kazakhstan NFT Collection, yang dibuat oleh seniman dan penggemar kripto dari Kazakhstan, Prancis, dan Jepang. Koleksi ini mencerminkan momen penting dalam sejarah modern Kazakhstan.
Koleksi ersebt juga pengenalan mata uang nasional, tenge, pada tahun 1993. Selain itu, pemindahan ibu kota dari Almaty ke Astana (sebelumnya Akmola) pada tahun 1997.
Baca Juga: NFT BeraToners dari Game Populer Mulai Beredar Luas
Bahkan, bentuk digital Monumen Kemerdekaan di Almaty, yang menampilkan gambar prajurit Saka dan macan tutul salju. Juga simbol budaya Kazakhstan.
Platform OpenSea telah memperkenalkan NFT Kazakhstan Country Trading Car, yang menampilkan simbol negara seperti matahari dan elang emas dari bendera nasional dan lambang negara. NFT ini dibuat menggunakan standar ERC-1155 di blockchain Polygon dan tersedia dalam edisi terbatas.
Kazakhstan juga mengadaptasi mata uang nasionalnya ke dalam dunia digital, dengan versi NFT dari seri koin dan uang kertas yang menampilkan tokoh-tokoh bersejarah seperti Al-Farabi, Kurmangazy, dan Abai.
