Lazada Perangi Peredaran Barang Palsu dengan Dukungan Teknologi Canggih

Lazada.

ASIAWORLDVIEW – Peredaran barang palsu di Indonesia masih menjadi tantangan besar, terutama di sektor e-commerce dan pasar fisik seperti Mangga Dua. Menurut laporan Kementerian Perdagangan, lebih dari 20.000 aduan terkait transaksi online telah diterima, dengan mayoritas berkaitan dengan penipuan dan barang palsu.

Lazada semakin memperkuat komitmennya dalam memerangi peredaran barang palsu dengan dukungan teknologi canggih. Melalui pendekatan menyeluruh yang menggabungkan teknologi mutakhir, kemitraan strategis, dan kebijakan tegas perusahaan.

Platform eCommerce di Indonesia terkategori sebagai user generated content (UGC), sehingga para penjual di platformmenjadi penanggung jawab utama atas listing produk di toko masing-masing. Lazada menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan pengalaman belanja yang aman dan nyaman bagi konsumen Indonesia.

“Sebagai pelopor eCommerce di Asia Tenggara, kami menyadari pentingnya menciptakan lingkungan belanja online yang aman, terpercaya, dan bebas dari barang palsu,” ujar Head of Business Risk, Lazada Indonesia, Stephanie Gunawan.

Baca Juga: HIPPINDO Gandeng Lazada, Sukseskan BINA Lebaran 2025

Sebagai pemilik platform, Lazada terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belanja online yang aman melalui berbagai program maupun teknologi.

“Lazada terus berinvestasi dalam teknologi dan program perlindungan merek untuk mendukung baik konsumen maupun mitra brand kami,” ia menambahkan.

LazMall hadir sebagai kanal khusus produk autentik di Lazada, yang menampilkan produk dari brand resmi atau distributor dan reseller yang telah terverifikasi. Selain itu, konsumen juga dilindungi oleh kebijakan pengembalian barang hingga 30 hari, memberikan kenyamanan ekstra bagi pelanggan jika produk yang diterima tidak sesuai ekspektasi.

Lazada mengembangkan fitur pengembalian barang yang mudah di Lazada untuk membangun kepercayaan dan memberikan ketenangan (peace of mind) bagi konsumen saat berbelanja di Lazada. Konsumen dapat mengajukan pengembalian dengan mengeklik fitur ‘Pengembalian Produk” di aplikasi, pilih opsi barang dijemput kurir atau lakukan drop-off produk, lalu pengembalian dana akan diproses.