Menko Airlangga Hartarto: Pemerintah Ingin Bantu Masyarakat Keluar dari Jerat Kelas Menengah

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

ASIAWORLDVIEW – Masyarakat Indonesia banyak yang terjebak dalam kelas menengah. Presiden Prabowo Subianto fokus membantu warga dari jebakan berpendapatan menengah dalam 10 tahun ke depan.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Menurutnya, Prabowo ingin membantu Indonesia keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah dan menjadi negara maju dengan meningkatkan berbagai sektor ekonomi.

“Mari kita bekerja sama untuk membuat Indonesia menjadi negara maju. Dalam 10 tahun ke depan, kita harus keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah,” kata menteri tersebut dalam sebuah acara.

Ia mencatat bahwa pendapatan per kapita Jakarta yang mencapai US$20 ribu menunjukkan potensi beberapa kota besar di Indonesia untuk mencapai tingkat kemajuan yang lebih tinggi.

Baca Juga: Menko Airlangga Hartarto: Peluncuran BINA Lebaran demi Menjaga Daya Beli Masyarakat

Ia menyebutkan,replikasi kesuksesan ini di beberapa kota besar lainnya, seperti Balikpapan dan Palembang, dan memperluasnya ke daerah-daerah lain. Pertumbuhan yang cepat di kota-kota besar ini diharapkan dapat mendorong semua sektor ekonomi di Indonesia, yang pada akhirnya akan membantu Indonesia keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah, seperti yang dicita-citakan oleh presiden.

Dengan hampir empat juta toko ritel, Hartarto percaya bahwa pembangunan di sektor ini dapat berkontribusi pada transisi Indonesia menjadi negara berpenghasilan menengah ke atas.

Ia juga menekankan bahwa target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar delapan persen, seperti yang dijanjikan oleh Presiden Prabowo, dapat dicapai antara tahun 2028 dan 2029 melalui gotong royong.