Langkah Strategis Data Center Equinix: Hubungkan Indonesia dengan Jaringan Global

Haris Izmee, Managing Director, Equinix Indonesia

ASIAWORLDVIEW – Equinix pusat data (data center) dan interkoneksi internet asal Amerika Serikat telah membuka data center di Indonesia pada pertengahan 2025. Hal itu karena melihat besarnya potensi ekonomi digital nasional.

Haris Izmee, Managing Director, Equinix Indonesia, menjelaskan, Equinix meluncurkan pusat data pertamanya di Indonesia melalui fasilitas International Business Exchange (IBX) di Jakarta. Kehadiran pusat data ini menandai langkah strategis Equinix dalam memperkuat ekosistem digital nasional sekaligus menghubungkan Indonesia dengan jaringan global.

“Fasilitas yang diberi nama JK1 ini dibangun dengan investasi besar dan dirancang untuk mendukung kebutuhan perusahaan lokal maupun internasional. Apalagi semakin bergantung pada layanan cloud, interkoneksi, dan infrastruktur digital yang aman serta berkecepatan tinggi,” ia menjelaskan dalam media gathering, Selasa (3/2/2026).

Lebih dari 10.000 kostumer, termasuk Zoom, Sony, Netflix hingga Roblox. Pusat data JK1 menawarkan kapasitas ribuan kabinet dengan ruang kolokasi yang luas, serta dilengkapi teknologi AI-ready dan sistem keamanan berlapis.

“Kebutuhan infrastruktur yang andal, serta tingginya permintaan layanan cloud dan interkoneksi dari perusahaan lokal maupun global membuat Equinix membuka data center di Jakarta. Kehadiran pusat data ini diharapkan memperkuat ekosistem digital Indonesia dan mendukung transformasi digital yang sedang berlangsung,” ia menambahkan.

Baca Juga: Pakar: Teknologi AI Berikan Solusi Cerdas, Proses Pembelajaran Cepat

Data center Equinix
Data center Equinix

Melalui IBX Jakarta, perusahaan di Indonesia dapat terhubung langsung dengan lebih dari 50 penyedia layanan cloud global seperti AWS, Microsoft Azure, Google Cloud, dan Alibaba Cloud, sehingga mempercepat transformasi digital di berbagai sektor. Selain itu, fasilitas ini menggunakan teknologi Tough Solar, redundansi listrik, pendingin, serta konektivitas multiband** untuk memastikan keandalan uptime mendekati 99,99%.

Equinix memilih membuka pusat data di Jakarta karena lokasinya berdekatan dengan Cyber 1, yang dikenal sebagai salah satu jaringan internet terbesar di Asia. Keberadaan Cyber 1 menjadikan Jakarta sebagai hub strategis bagi lalu lintas data internasional, sehingga sangat ideal bagi Equinix untuk membangun fasilitas International Business Exchange (IBX) di sini.

“Dengan menempatkan pusat data di dekat Cyber 1, Equinix dapat memanfaatkan infrastruktur jaringan yang sudah mapan, memperkuat interkoneksi global, dan memberikan akses langsung ke ekosistem digital yang luas,” ia menambahka.

Jakarta sebagai pusat internet regional, Equinix dapat menyediakan layanan kolokasi, interkoneksi cloud, dan integrasi multi-platform dengan latensi rendah serta keandalan tinggi. Hal ini memungkinkan perusahaan lokal maupun internasional untuk menghubungkan sistem mereka secara lebih efisien, sekaligus mempercepat adopsi teknologi digital di berbagai sektor.

“Kehadiran Equinix di dekat Cyber 1 menjadikan Indonesia bagian penting dari jaringan data global, memperkuat ekosistem digital nasional, dan membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi. Langkah ini bukan hanya soal ekspansi bisnis, tetapi juga strategi untuk mendukung transformasi digital,” pungkasnya.