ASIAWORLDVIEW – Saat Solana menandai ulang tahun kelimanya, ada optimisme yang jelas untuk harga naik dalam jangka pendek. Para ahli mengatakan bahwa harga Solana akan dipengaruhi oleh sejumlah data on-chain, termasuk aset yang dijembatani, serta indikator SMA dan EMA yang positif.
Ekosistem Solana penuh dengan optimisme setelah lonjakan volume aset yang dijembatani ke jaringan. Menurut data terbaru, Solana menerima token senilai USD314 juta dari jaringan Ethereum dalam 30 hari terakhir.
Metrik ini merupakan rekor tertinggi untuk Solana dengan volume yang mengerdilkan total aset yang dijembatani ke proyek-proyek lapisan 2 Ethereum. Menurut data on-chain, nilai yang diterima oleh Solana dari Ethereum adalah 463% lebih banyak daripada volume yang ditransfer ke platform lapisan 2 ETH.
Para pakar mengatakan bahwa lonjakan aset yang dijembatani selama 30 hari terakhir adalah indikator bullish untuk harga Solana. Langsung dari kelelawar, aset akan meningkatkan total nilai terkunci (TVL) dan likuiditas untuk SOL sambil meningkatkan aktivitas pengguna.
Pihak lain menafsirkan metrik tersebut sebagai konfirmasi dominasi Solana atas Ethereum, yang memicu antisipasi terhadap potensi flipping.
Baca Juga: Harga Solana Tak Pasti: Level Kunci Tentukan Pergerakan Masa Depan
Ada peningkatan kepercayaan investor bahwa harga Solana dapat mencapai USD178 dalam jangka pendek. Para analis mengatakan jika SOL menembus rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 20 hari, investor dapat mengharapkan pelonggaran tekanan jual saat ini.
Pelonggaran ini akan memicu dorongan menuju simple moving average (SMA) 50 hari yang akan membuat harga menghadapi resistensi bearish di sekitar USD178. Namun, penembusan harga di bawah USD120 dapat memicu koreksi yang lebih curam ke arah USD110 dan potensi USD90.
Jaringan ini penuh dengan aktivitas karena Solana menandai ulang tahun kelimanya. Kegagalan proposal SIMD-0228 masih menawarkan hikmah bagi Solana mengingat kecepatan proses pemungutan suara.
