Seni Budaya Jadi Magnet Utama Pariwisata

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Enik Ermawati

ASIAWORLDVIEW Seni budaya menjadi daya tarik utama dalam sebuah destinasi wisata karena mampu memberikan pengalaman yang lebih mendalam dan autentik bagi para pengunjung. Wisatawan tidak hanya datang untuk menikmati keindahan alam, tetapi juga ingin merasakan kekayaan tradisi, seni pertunjukan, arsitektur, hingga kuliner khas yang mencerminkan identitas suatu daerah.

“Atraksi atau pentas kesenian merupakan salah satu daya tarik bagi wisatawan. Ditambah lagi pelaksanaannya bertepatan dengan libur sekolah dan musim liburan musim panas,” kata Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Senin (15/6/2026).

Pertunjukan tari tradisional, pameran kerajinan tangan, atau festival budaya lokal sering kali menjadi magnet yang memperkuat citra destinasi. Seni budaya juga berperan sebagai sarana edukasi, memperkenalkan nilai-nilai sejarah dan filosofi masyarakat setempat kepada wisatawan.

Baca Juga: Tren Pariwisata Indonesia Bergeser, Wisatawan Pilih ke Surga Tersembunyi

Ni Luh mencontohkan acara yang mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha” dan berlangsung pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026 itu sudah memasuki penyelenggaraan ke-48. Atraksi tersebut kini masuk dalam jajaran event menarik Karisma Event Nusantara (KEN).

PKB tahun ini menghadirkan beragam karya seni yang menjadi ruang refleksi kultural. Selain itu, mempertegas upaya menjaga keseimbangan antara dimensi sakral, sosial, dan ekologis dalam kehidupan masyarakat Bali.

“Hal ini menunjukkan bahwa PKB sudah membuktikan eksistensinya sebagai agenda budaya tahunan terbesar dan tertua di Bali sejak pertama kali diselenggarakan pada 1979,” ia menambahkan.

Destinasi wisata yang menonjolkan seni budaya tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga membangun koneksi emosional dan pemahaman lintas budaya. Hal ini menjadikan seni budaya sebagai elemen penting dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan, karena mampu menjaga warisan lokal sekaligus meningkatkan daya tarik destinasi di mata wisatawan global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *