ASIAWORLDVIEW – Momentum di balik Undang-Undang GENIUS telah kembali setelah Presiden Donald Trump mendapatkan dukungan baru dari anggota DPR, menghidupkan kembali undang-undang kripto yang sempat terhenti di Kongres. Dorongan legislatif menghadapi penundaan yang tak terduga, tetapi sekarang tampaknya akan segera dilakukan pemungutan suara penting lainnya.
4.6 (peringkat Trustpilot) Buat akun
Dalam seruan langsung dari Oval Office, Trump mengungkapkan dalam postingan Truth Social bahwa dia telah bertemu dengan 11 anggota Kongres yang sebelumnya menentang memajukan Undang-Undang GENIUS dan langkah-langkah kripto terkait.
Setelah apa yang digambarkan Trump sebagai “diskusi singkat”, para anggota parlemen setuju untuk mendukung RUU tersebut dalam pemungutan suara prosedural yang akan datang.
Baca Juga: Harga Bitcoin Meroket USD109.500, Alami Penembusan Kuat
Ketidakpastian Undang-Undang GENIUS sempat membebani pasar kripto. Bitcoin, yang sempat melonjak ke level tertinggi baru sepanjang masa di USD123,260 untuk mengantisipasi Crypto Week, mundur k USD115,735 setelah pemungutan suara yang gagal. Harga kemudian rebound ke sekitar angka USD117.000 karena optimisme tumbuh atas momentum legislatif yang baru.
Pasar kripto sempat terpengaruh oleh ketidakpastian seputar Undang-Undang GENIUS. Setelah pemungutan suara yang gagal, Bitcoin, yang telah naik ke level tertinggi baru sepanjang masa di USD123,260 menjelang Crypto Week, jatuh ke USD115,735. Sejak saat itu, harga telah meningkat menjadi sekitar USD117.000 karena harapan untuk dorongan legislatif baru tumbuh.
Namun, perpecahan di DPR tetap ada. Anggota parlemen seperti Marjorie Taylor Greene mengkritik RUU tersebut karena tidak memuat larangan ketat terhadap mata uang digital bank sentral (CBDC). Ia memperingatkan bahwa hal ini dapat menjadi “pintu belakang” untuk memperkenalkan uang digital yang didukung oleh pemerintah.
