Harga Meme Coin Jatuh, Shiba Inu Juga Alami Penurunan

Meme coin

ASIAWORLDVIEW Meme coin telah mencatat perdagangan volatilitas besar-besaran. Kondisi tersebut terjadi di tengah penurunan pasar kripto yang lebih luas. Khususnya, pemain top di segmen ini seperti DOGE, PEPE, SHIB, FLOKI, dan lainnya juga mengalami gejolak akhir-akhir ini, yang memicu kekhawatiran pasar.

Di tengah-tengah hal ini, sebuah laporan baru-baru ini menunjukkan bahwa gejolak mungkin belum berakhir, karena data derivatif menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut dalam harga aset, yang menimbulkan kekhawatiran di antara para investor. Dalam posting X baru-baru ini, perusahaan analitik on-chain Glassnode baru-baru ini menyoroti penurunan tajam dalam minat terbuka berjangka (OI) di seluruh sektor koin meme.

Baca Juga: Meme Coin Bangkit, Siap untuk Mencapai Tertinggi Sepanjang Masa

Menurut perusahaan tersebut, metrik OI, yang menunjukkan nilai total kontrak derivatif yang beredar, telah anjlok sejak puncaknya, menandakan potensi tren bearish.

Untuk Dogecoin (DOGE), rata-rata pergerakan 7 hari OI berjangka mengalami penurunan 58,45%, turun dari USD3,58 miliar pada 9 Desember 2024, menjadi USD1,49 miliar saat ini. Situasi ini bahkan lebih jelas untuk koin meme lainnya, dengan PEPE, BONK, dan WIF mengalami penurunan OI masing-masing sebesar 71.93%, 75.10%, dan 69.83%.

Koin Shiba Inu dan Floki Inu yang populer juga mengikuti tren ini. OI berjangka SHIB turun 74,41%, dari USD323 juta menjadi USD83 juta. Sementara FLOKI mencatat penurunan 69,18%, turun dari USD41,7 juta menjadi USD12,9 juta.

Penurunan tajam dalam OI berjangka menunjukkan potensi “leverage flush-out”, di mana pedagang menutup posisi leverage, mungkin karena berkurangnya kepercayaan diri. Tren ini dapat menandakan pergeseran sentimen yang lebih luas di seluruh sektor koin meme, yang mendorong kehati-hatian di kalangan investor ritel.