ASIAWORLDVIEW – Pertamina Trans Kontinental (PTK) melalui anak usahanya PT Pertamina Port & Logistics (PPL) meraih Peringkat Emas dalam Audit Eksternal Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) yang diselenggarakan oleh Markas Besar Polisi Republik Indonesia (Mabes Polri). Hal itu merupakan komitmennya dalam menjaga keamanan operasional dengan
Menanggapi pencapaian tersebut, Plt. Direktur PPL, Albertus Anto Budi Santosa, menyampaikan apresiasi terhadap seluruh tim yang telah berkontribusi dalam proses audit tersebut.
“Keamanan merupakan prioritas utama dalam operasional PPL. Dengan diraihnya Peringkat Emas dalam Audit SMP ini, kami semakin yakin bahwa sistem pengamanan yang diterapkan telah memenuhi standar terbaik dan mampu menjamin kelancaran operasional. Kami akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pengamanan untuk menjaga kepercayaan pelanggan,” ujarnya, dikutip oleh Asiaworldview.com, Senin (17/2/2025).
Audit SMP merupakan pemeriksaan independen yang bertujuan untuk memastikan efektivitas strategi keamanan perusahaan dalam melindungi data penting, mengidentifikasi celah keamanan. Selain itu, menyusun kebijakan baru yang lebih adaptif.
Baca Juga: Pertamina Eco RunFest 2024 Bakal Jadi Ajang Lari dengan Karbon Netral
Penghargaan ini diraih oleh PTK Shorebase Tanjung Batu (PSTB) setelah melalui serangkaian evaluasi ketat yang berlangsung pada September hingga Oktober 2024 lalu.
PSTB merupakan salah satu shorebase yang dikelola PPL dengan luas 49 hektar yang menyediakan one-stop logistic services seperti pergudangan dan lahan simpan terbuka serta fasilitas lainnya, untuk mendukung kegiatan perusahaan-perusahaan migas baik nasional maupun multinasional yang beroperasi di wilayah Kalimantan dan Sulawesi.
Shorebase ini merupakan salah satu objek vital yang memiliki peran penting operasional migas nasional sehingga diperlukan sistem keamanan yang baik. Untuk mencapai standar tertinggi dalam audit tersebut, PSTB melakukan berbagai langkah strategis dalam penguatan sistem pengamanannya. Diantaranya pembaruan Standar Tata Kelola (STK) terkait pengamanan, penyusunan dan implementasi Security Risk Assessment (SRA), serta pembagian zona pengamanan berdasarkan tingkat risiko.
PSTB juga melakukan penambahan satu unit speedboat yang sebagai bentuk kesiapan menghadapi potensi ancaman di wilayah perairan. Atas upaya tersebut PSTB berhasil mencapai 86,32% kategori Emas. Keberhasilan ini menegaskan bahwa sistem pengamanan PSTB telah memenuhi standar tertinggi dan semakin memperkuat kepercayaan pelanggan serta pemangku kepentingan terhadap keandalan operasional perusahaan.
