Sukses Ekspansi di Indonesia, Public Gold Andalkan Literasi dan Inovasi ATM Emas

ASIAWORLDVIEW – Bisnis emas saat ini dianggap sangat menguntungkan karena emas tetap menjadi instrumen investasi yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ketika nilai mata uang seperti rupiah mengalami pelemahan atau inflasi meningkat, emas berfungsi sebagai hedging asset yang mampu menjaga nilai kekayaan.

Permintaan emas di Indonesia juga terus tumbuh, baik untuk kebutuhan investasi maupun perhiasan, sehingga pasar domestik tetap stabil. Selain itu, harga emas cenderung mengalami kenaikan jangka panjang, dipengaruhi oleh faktor global seperti ketegangan geopolitik, kebijakan moneter bank sentral, dan keterbatasan pasokan. Hal ini membuat emas menjadi pilihan utama bagi investor ritel maupun institusi.

Bisnis emas ini pun dilakikan Public Gold dari Malaysia, kini ekspansi ke Indonesia. Didirikan di Malaysia tahun 2008 oleh Datuk Wira Louis Ng, Public Gold telah berkembang menjadi salah satu merek terkemuka dalam perdagangan logam mulia di Asia Tenggara.

“Ekspansi ke Indonesia dimulai tahun 2016, dengan fokus pada edukasi masyarakat tentang menabung emas sebagai instrumen perlindungan finansial,” sebut Datuk Wira Louis Ng dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

Inovasi seperti ATM emas, tabungan emas berbasis aplikasi. Selain itu, program edukasi literasi emas semakin memperluas akses masyarakat terhadap investasi ini.

Baca Juga: Emas Jadi Safe Haven, Permintaan Emas Naik 47 Persen

Inovasi ini memungkinkan masyarakat membeli emas fisik dengan cara yang cepat, aman, dan praktis, mirip dengan layanan perbankan modern.

Ia menekankan bahwa emas bukan sekadar simbol kemewahan, melainkan aset nyata yang mampu melindungi nilai kekayaan dari inflasi dan gejolak pasar. Ekspansi ini juga didukung oleh komunitas PGBO (Public Gold Business Owner), yang berperan sebagai garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat tentang manfaat menabung emas dan strategi pengelolaan kekayaan berkelanjutan.

“Kami mendorong peningkatan literasi emas agar masyarakat Indonesia lebih memahami emas sebagai instrumen investasi jangka panjang yang aman,” ia menambahkan.

Dengan margin keuntungan dari selisih harga jual-beli serta biaya layanan, bisnis emas mampu menghasilkan pendapatan berkelanjutan. Selain itu, emas memiliki likuiditas tinggi, mudah diperjualbelikan, dan diterima secara universal, sehingga memperkuat daya tariknya sebagai komoditas bisnis.

Selain memperluas jaringan cabang, Public Gold juga berkontribusi terhadap ekonomi lokal dengan mendirikan pabrik produksi emas di Cikarang, Bekasi, yang memastikan kualitas produk sesuai standar internasional sekaligus mematuhi regulasi nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *