ASIAWORLDVIEW – Indonesia memiliki potensi besar untuk memenuhi dahaga wisatawan akan keautentikan dan kemewahan. Hal itu terjadi berkat melalui perpaduan aset alam, budaya, dan pemulihan sektor perhotelan premium yang kini melampaui level pra-pandemi.
Sherona Shng, Wakil Presiden Regional Operasional Asia Langham Hospitality Group menjelaskan, wisatawan kelas atas masa kini tidak lagi hanya mencari kemegahan visual, melainkan pengalaman yang imersif, personal, dan sarat makna. Indonesia mampu menjawab tren ini dengan menawarkan destinasi yang menghadirkan interaksi langsung dengan budaya lokal, mulai dari kuliner berbintang Michelin di Jakarta
Contohnya adalah yacht Phinisi “Sanya”, kapal layar megah sepanjang 36 meter yang memadukan tradisi pembuatan kapal Indonesia berusia ratusan tahun dengan desain kontemporer. Selain itu, menawarkan kemewahan yang sangat intim dan eksklusif. Lebih dari itu, keautentikan ini meresap hingga ke pengalaman urban yang imersif.
Baca Juga: Indonesia Tawarkan Pengalaman Mewah Berbasis Budaya
Potensi ini semakin matang dan meyakinkan berkat berkembangnya ekosistem pendukung seperti branded residence (hunian bermerek) yang menunjukkan kepercayaan investor jangka panjang terhadap pasar mewah Indonesia.
Data dari C9 Hotelworks mencatat, Bali kini menyumbang 25% dari nilai pasar hunian bermerek nasional, dengan lebih dari 70 proyek pengembangan aktif. Pengakuan internasional pun terus mengalir, menegaskan posisi Indonesia di panggung global. Pada ajang International Luxury Travel Market (ILTM) Cannes 2025, Indonesia tampil percaya diri dengan penawaran terbaiknya. Sebanyak 33 hotel di Indonesia berhasil meraih penghargaan bergengsi Michelin Keys 2025, dan beberapa di antaranya menduduki peringkat teratas dalam Penghargaan Tatler Terbaik di tahun yang sama.
“Dengan segala potensi ini, Indonesia memiliki peluang emas untuk memimpin di sektor pariwisata mewah global, tetapi dengan syarat pertumbuhannya harus cerdas dan berkelanjutan,” ia menambahkan.
Keunggulan kompetitif Indonesia tidak hanya bertumpu pada pemandangan alam yang eksotis, melainkan pada kemampuannya untuk menyajikan kemewahan yang bermakna, yang diperkuat oleh ketahanan sektor ini terhadap gejolak global. Ini adalah peluang bersejarah untuk menjadikan pariwisata mewah Indonesia bukan sebagai pasar massal, tetapi sebagai curated experience yang otentik, bertanggung jawab, dan meninggalkan kesan mendalam bagi setiap pelancong.
