ASIAWORLDVIEW – Hantavirus tengah membuat masyarakat dunia khawatir. Kini, justru ada tokennya. Keberadaan token dengan nama tersebut menunjukkan bagaimana pasar kripto sering kali memanfaatkan tren atau ketakutan publik untuk menciptakan aset digital baru.
Token bertema Hantavirus mencatat kenaikan tiga digit pada hari Jumat, dengan token Hantavirus (HANTA) yang memimpin melonjak 315,69% dalam 24 jam.
Kenaikan ini sejalan dengan wabah di kapal pesiar MV Hondius yang telah menyebabkan tiga korban jiwa dan lima kasus terkonfirmasi, sehingga mendorong para pedagang untuk berinvestasi pada token spekulatif yang terkait dengan perkembangan berita kesehatan tersebut.
Token HANTA (2tXpgu…7hzs9y) diluncurkan pada awal Mei 2026. Kapitalisasi pasarnya melonjak ke rekor tertinggi di atas USD18 juta hari ini sebelum turun menjadi USD9,38 juta. Data Solscan menunjukkan basis pemegang token melonjak dari 2.640 menjadi 17.589 dalam satu hari.
Baca Juga: Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar, WHO Pastikan Risiko Global Rendah
Kenaikan harga meluas ke lebih dari setengah lusin penerbitan serupa. Sebuah token HANTA terpisah naik 251% menjadi kapitalisasi pasar USD193.190. Varian Hanta-Kun naik 261,87%, sementara dua daftar Hantavirus di Meteora DAMM V2 masing-masing naik 399% dan 246%.
Penting untuk berhati-hati dengan token spekulatif. Sejarah menunjukkan bahwa koin meme yang terkait dengan hype cenderung anjlok tajam begitu perhatian beralih, meninggalkan pembeli terlambat terpapar kerugian besar.
Peluncuran token meme seputar peristiwa berita viral adalah pola yang berulang. Gelombang token Dogefather muncul setelah posting Elon Musk di X pada Februari 2025.
Beberapa peluncuran menuai kritik tajam. Token yang terkait dengan pembunuhan aktivis Charlie Kirk dan Iryna Zarutska dicap “tercela” oleh para pedagang yang menuduh pembuatnya mengeksploitasi kesedihan manusia.
