Bitcoin Turun ke USD 78.171, Aset Digital Sensitif terhadap Guncangan Eksternal

Bitcoin

ASIAWORLDVIEW – Pasar kripto mengalami tekanan signifikan dengan Bitcoin turun ke USD 78.171 hari ini, Minggu (17/5/2026), melemah 1,19% dalam 24 jam dan 3,12% dalam sepekan. Penurunan ini diikuti oleh Ethereum yang jatuh ke USD 2.221 (-1,92% harian, -4,91% sepekan).

Sementara BNB masih bertahan lebih baik di Rp 11,5 juta dengan kenaikan tipis 2,07% dalam sepekan. Altcoin lain seperti Cardano, Solana, dan Dogecoin juga terkoreksi cukup dalam, sedangkan XRP sedikit lebih stabil dengan kenaikan mingguan 0,84%.

Data inflasi AS, baik Indeks Harga Produsen (PPI) maupun Indeks Harga Konsumen (CPI), menunjukkan kenaikan lebih tinggi dari perkiraan sehingga memunculkan kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Baca Juga: Bitcoin Turun ke USD78.000, Investor Alami Kerugian

Di sisi lain, ketegangan geopolitik AS–Iran turut menambah tekanan, terutama dengan harga minyak mentah yang kembali menembus di atas USD 105 per barel. Kondisi ini diperburuk oleh likuidasi besar-besaran senilai USD 581 juta dalam 24 jam terakhir.

Bitcoin memimpin kerugian sebesar USD 189 juta. Gabungan faktor-faktor tersebut membuat pasar kripto kehilangan momentum, memperlihatkan betapa sensitifnya aset digital terhadap guncangan eksternal.

Kombinasi faktor makroekonomi, geopolitik, dan aksi jual terpaksa ini membuat pasar kripto kehilangan momentum, menegaskan bahwa aset digital tetap sangat sensitif terhadap guncangan eksternal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *