Pemulihan Bitcoin Masih Rapuh, Stabilitas Kebijakan The Fed Bikin Trader Hati-Hati

ASIAWORLDVIEW – Harga Bitcoin diperdagangkan di level USD65.371 setelah naik 7% dalam 24 jam terakhir. Kenaikan ini terjadi seiring kembalinya para pembeli setelah pasar kripto mengalami konsolidasi selama beberapa hari.

Harga Bitcoin melonjak melampaui USD65.000 sebagai respons terhadap membaiknya sentimen geopolitik. Sebelumnya, pasar tertahan dalam rentang sempit antara USD65.500 dan USD65.750. BTC naik hingga sedikit di atas USD66.000, namun momentumnya kembali melambat.

Harga Bitcoin pulih seiring para investor memantau perkembangan seputar memorandum yang diharapkan antara AS dan Iran. Pejabat senior AS dilaporkan telah memaparkan 14 poin kesepakatan tersebut dalam konferensi pers.

Memorandum tersebut diperkirakan akan ditandatangani secara resmi di Swiss pada hari Jumat. Isinya mencakup syarat-syarat untuk membuka kembali Selat Hormuz. Memorandum tersebut juga menyerukan penghentian segera aksi permusuhan di berbagai front, termasuk di Lebanon.

Baca Juga: Bitcoin Bertahan di Atas USD63.000, Data Tenaga Kerja Tekan Sentimen Kripto

Kesepakatan ini juga berpotensi membuka tahap negosiasi berikutnya. Pembicaraan mendatang diperkirakan akan berfokus pada isu-isu yang lebih rumit, termasuk program nuklir Iran.

Bitcoin telah mulai pulih dari level terendahnya di bulan Juni sekitar $59.000. Harga ini kemudian mencapai level tertinggi sekitar USD67.200 seiring meningkatnya keyakinan pasar terhadap perdamaian.

Namun, BTC kehilangan momentum setelah reli terhenti di dekat level resistensi. Keputusan suku bunga oleh Federal Reserve juga membuat para pedagang tetap waspada.

Dalam rapat pertama Kevin Warsh sebagai ketua baru, Fed tidak mengubah suku bunga. Para ekonom sebelumnya memperkirakan suku bunga akan berada di kisaran 3,50 hingga 3,75.

Untuk saat ini, pemulihan Bitcoin tampaknya terkait dengan meredanya kekhawatiran perang dan kebijakan moneter yang stabil. Penembusan ke atas level USD66.000 dapat membantu mendorong harga kembali menuju $67.200. Penurunan di bawah $65.000 dapat memicu konsolidasi baru.

Rasio keuntungan/kerugian terwujud (RPLR) BTC tetap lemah, meskipun harga telah rebound dari wilayah $60.000. RPLR 30 hari dari Glassnode telah turun tajam, menunjukkan bahwa penjual baru-baru ini merealisasikan keuntungan yang lebih sedikit.

Rata-rata 90 hari juga mendekati garis netral, yang membuktikan melemahnya momentum pasar. Pola ini umum terjadi ketika reli gagal menemukan permintaan yang didorong oleh keuntungan yang meyakinkan. Pemulihan masih lemah, meskipun Bitcoin bergerak di sekitar level harga USD65.000.

Pergerakan jangka panjang di atas USD70.000 dapat memperkuat momentum keuntungan yang direalisasikan. Namun, kegagalan kedua di atau dekat level resistensi dapat membuat para trader kembali bersikap hati-hati. Statistik menunjukkan bahwa sejauh ini yang terjadi adalah upaya akumulasi, bukan pembalikan tren yang terbukti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *