Kemenpar Belanja Produk Lokal Capai 80%, Raih Apresiasi di INABUYER Award 2026

Inabuyer 2026.

ASIAWORLDVIEW Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai kementerian/lembaga dengan belanja produk Usaha Mikro dan Kecil (UMK) terbesar untuk Tahun Anggaran 2025. Penghargaan ini diterima dalam ajang INABUYER Award 2026.

Kemenpar mencatatkan realisasi belanja dalam negeri yang sangat mengesankan, yaitu mencapai 80 persen. Pencapaian luar biasa ini secara simbolis diserahkan langsung oleh Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, kepada Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji, dalam sebuah acara yang digelar di Kantor Kementerian UMKM, Jakarta.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengalokasikan anggaran belanja kementerian guna memberdayakan produk-produk karya anak bangsa, khususnya di sektor pariwisata,” kata Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji dalam keterangan resminya.

Baca Juga: DKI Jakarta Raih Transaksi UMK Terbesar di INABUYER 2026

Prestasi ini bukanlah hasil kerja instan, melainkan buah dari konsistensi dan komitmen tinggi Kemenpar dalam menjalankan arahan Presiden melalui kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Alokasi sebesar 80 persen dari total belanja kementerian yang dikucurkan untuk produk lokal diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi langsung yang signifikan bagi pengusaha UMK, khususnya yang bergerak di sektor pariwisata.

“Capaian ini merupakan hasil konsistensi Kementerian Pariwisata dalam menjalankan arahan Presiden terkait Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), serta memperkuat ekosistem UMK serta mendorong keberlanjutan usaha lokal melalui optimalisasi pengadaan barang dan jasa pemerintah,” ia menambahkan.

Lebih dari sekadar angka, penghargaan melalui Inabuyer Award 2026 ini semakin menegaskan posisi Kementerian Pariwisata sebagai instansi yang tidak hanya berfokus pada promosi destinasi wisata, tetapi juga secara aktif memperkuat struktur ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan pengusaha UMK di seluruh Indonesia.

Penghargaan ini juga menuai apresiasi dari Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, yang menganggap langkah konkret Kemenpar sebagai sebuah inspirasi. Beliau berharap capaian ini dapat mendorong kementerian dan lembaga lainnya untuk terus meningkatkan serapan belanja produk UMK, mampu mempercepat perputaran ekonomi domestik secara keseluruhan.

Keberhasilan ini lahir dari semangat kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dengan para pemangku kepentingan seperti pelaku UMK, dan menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara kebijakan pemerintah dan kerja keras pelaku usaha lokal dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *