ASIAWORLDVIEW – Menikmati secangkir kopi di sebuah kafe dengan pemandangan indah menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar rasa. Aroma kopi yang hangat berpadu dengan suasana tenan. Sementara mata dimanjakan oleh panorama alam atau cityscape yang menenangkan pikiran. Setiap tegukan terasa lebih berharga ketika ditemani cahaya matahari yang masuk melalui jendela besar, atau gemerlap lampu kota di malam hari.
Menjawab keinginan penikmat kopi, PT Warisan Kopi Indonesia secara resmi membuka gerai perdananya di kaki perbukitan Bojong Koneng, Sentul, Jawa Barat. Menghadirkan perpaduan unik antara kolaborasi UMKM, pelestarian lingkungan, dan konsep work from cafe yang semakin diminati generasi produktif.
“Ini bukan sekadar konsep di atas kertas. Bukti nyatanya ada di sini — pelaku UMKM yang tadinya menjual 30 sampai 50 porsi sehari, setelah bergabung dengan kami kini bisa melayani lebih dari 500 porsi. Yang tadinya mikro bisa naik kelas menjadi kecil, yang kecil bisa menuju menengah. Itulah kolaborasi yang sesungguhnya,” sebut Komisaris Warisan Kopi Jenderal (Purn) TNI Dr. Moeldoko saat grand launching di Sentul, Jawa Barat dalam acara grand launching, baru-baru ini.
Baca Juga: Pilihan Susu Tentukan Karakter Rasa Kopi Anda
Di satu sisi, kafe ini menjadi ruang kreatif bagi pelaku usaha lokal untuk menampilkan produk kuliner dan kerajinan khas daerah, sementara di sisi lain tetap menjaga harmoni dengan alam melalui praktik ramah lingkungan.

Di atas lahan seluas 1,4 hektare yang dipenuhi pohon pinus alami, Warisan Kopi membangun fasilitasnya dengan koefisien dasar bangunan hanya 7,4% dari total luas lahan. Prinsip ini bukan sekadar regulasi, melainkan komitmen etis: tidak satu pun pohon yang ditebang dalam proses pembangunan. Pohon-pohon pinus tersebut justru menjadi aksesori alam yang menjadi daya tarik utama destinasi ini.
“Pohon pinus ini bukan penghalang pembangunan — ini adalah aksesori alam yang tak ternilai harganya. Sebanyak apapun uang kita, kita tidak bisa membeli atau mengganti pohon pinus yang sudah berdiri puluhan tahun ini,” ia menambahkan.
Suasana perbukitan di Sentul yang sejuk dan panorama hijau menjadikan tempat ini bukan hanya sekadar spot menikmati kopi, tetapi juga ruang kerja alternatif yang inspiratif. Dengan dukungan komunitas dan semangat keberlanjutan, destinasi ini menciptakan ekosistem yang menyatukan produktivitas, rekreasi, dan tanggung jawab sosial dalam satu pengalaman menyeluruh.
“Sentul kami pilih bukan tanpa alasan. Udaranya sejuk, suasananya tenang, dekat dengan kawasan perumahan, dan dikelilingi pohon pinus yang alami. Kami ingin Warisan Kopi menjadi tempat di mana orang bisa datang pagi-pagi jalan kaki, menikmati kopi sambil bekerja, atau sekadar melepas penat — semua terjawab di satu tempat ini,” tambah Founder Warisan Kopi, Hendri Long.
Momen ini bukan hanya tentang minuman, tetapi juga tentang kenyamanan suasana, keindahan pemandangan, dan sensasi relaksasi yang membuat waktu di kafe terasa seperti jeda kecil dari rutinitas sehari-hari.
