ASIAWORLDVIEW – Saham sebesar 5% di perusahaan rintisan pengkodean AI Cursor yang dijual oleh kurator kebangkrutan FTX seharga USD200.000 pada April 2023 kini bernilai sekitar USD3 miliar. Langkah ini menyusul kesepakatan SpaceX pekan ini untuk mengakuisisi perusahaan tersebut dengan valuasi USD60 miliar.
SpaceX mengatakan pada Senin bahwa mereka memiliki hak untuk membeli Cursor pada akhir tahun ini seharga USD60 miliar atau membayar USD10 miliar jika akuisisi penuh tidak terlaksana. Kesepakatan ini merupakan langkah pendiri Elon Musk untuk mengejar ketertinggalan dari OpenAI dan Anthropic dalam alat pemrograman AI.
Sebelumnya, ia mengatakan xAI—perusahaan AI yang dipimpin Musk dan telah merger dengan SpaceX—tertinggal dari pesaing. SpaceX menunda akuisisi segera karena rencana penawaran umum perdana (IPO) yang menargetkan valuasi USD2 triliun, dengan USD10 miliar berfungsi sebagai biaya pembatalan.
Baca Juga: FTX Bangkrut, Kreditur Mulai Terima Kompensasi di Tengah Skandal Kripto Terbesar
Aspek kripto terdapat dalam struktur kepemilikan. Pada April 2022, Alameda Research, firma perdagangan yang didirikan oleh Sam Bankman-Fried dan dijalankan bersama FTX, berinvestasi sebesar USD200.000 di Anysphere, perusahaan yang mengembangkan Cursor.
Investasi tersebut membeli sekitar 5% saham perusahaan dengan valuasi USSD4 juta. Setahun kemudian, FTX telah bangkrut, Alameda dan FTX berada dalam proses kebangkrutan, dan harta warisan yang ditunjuk pengadilan menjual saham Cursor tersebut dengan harga yang sama, yaitu USD200.000 yang dibayarkan oleh Alameda.
Saham tersebut bernilai USD3 miliar berdasarkan valuasi SpaceX sebesar USD60 miliar, artinya selisih antara apa yang diterima kurator FTX dan nilai saham tersebut saat ini mencapai sekitar 15.000 kali lipat. Keuntungan tersebut justru dinikmati oleh pihak yang membelinya dari proses kebangkrutan, bukan oleh kreditor yang seharusnya menjadi prioritas pemulihan aset oleh kurator.
Bankman-Fried, yang saat ini menjalani hukuman penjara federal selama 25 tahun, telah menghabiskan setahun terakhir berargumen dari penjara bahwa harta warisan FTX menghancurkan nilai miliaran dolar dengan melikuidasi aset terlalu cepat selama proses kebangkrutan, dan bahwa pelanggan bisa mendapatkan lebih dari sekadar penggantian penuh jika proses tersebut mempertahankan posisi alih-alih menjualnya ke titik terendah harga kripto.
