ASIAWORLDVIEW – Remaja putri harus mulai memperhatikan kebersihan saat menstruasi sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kenyamanan diri. Kesadaran ini muncul karena mereka memahami bahwa tubuh lebih rentan terhadap infeksi bila kebersihan tidak dijaga dengan baik.
WINGS Group dan UNICEF bersama Hers Protex dan UNICEF secara resmi meluncurkan rangkaian program edukasi Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) bagi remaja putri di sekolah. Hal ini sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mendukung peningkatan praktik kebersihan menstruasi serta akses edukasi air, sanitasi, dan kebersihan (WASH) di lingkungan pendidikan.
Stella Eidelina, Marketing Manager Paper Product Category WINGS Group Indonesia menyampaikan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (22/4/2026), “Melalui kolaborasi WINGS for UNICEF bersama Hers Protex, kami ingin mendorong remaja putri memiliki pemahaman yang tepat mengenai manajemen kebersihan menstruasi sejak dini, termasuk pentingnya memilih pembalut yang tepat dan nyaman sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Generasi Bersih Sehat.
Menjaga kebersihan saat menstruasi sangat penting bagi remaja putri untuk kesehatan dan kenyamanan. Pada masa ini, tubuh lebih rentan terhadap infeksi bila kebersihan tidak diperhatikan. Remaja putri dianjurkan untuk rutin mengganti pembalut setiap 3 hingga 4 jam agar tidak lembap dan mencegah pertumbuhan bakteri.
Baca Juga: Suarakan Empati Saat Menstruasi, Maudy Ayunda: Perempuan Butuh Dimengerti
Kebiasaan sederhana seperti rutin mengganti pembalut, mencuci tangan sebelum dan sesudah, serta menjaga kebersihan area tubuh membantu mencegah rasa tidak nyaman maupun risiko infeksi. Hal ini membuat mereka lebih fokus pada kegiatan sekolah tanpa terganggu oleh masalah kesehatan atau rasa cemas. Dengan dukungan lingkungan yang memahami kebutuhan remaja putri saat menstruasi, suasana belajar pun menjadi lebih kondusif, sehingga mereka tetap bisa berprestasi dan beraktivitas secara optimal.
“Dengan pemahaman yang baik, kami berharap remaja putri dapat menjalani aktivitas belajar dengan lebih nyaman, percaya diri, dan bebas khawatir selama menstruasi,” ia menambahkan.
Selain itu, mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut, serta membersihkan area kewanitaan dengan air bersih, membantu menjaga higienitas. Pemilihan pembalut yang sesuai dan nyaman juga berperan dalam mendukung aktivitas sehari-hari.
“Lingkungan yang memahami kebutuhan remaja putri saat menstruasi, suasana belajar pun menjadi lebih kondusif, sehingga mereka tetap bisa berprestasi dan beraktivitas secara optimal,” pungkasnya.
