ASIAWORLDVIEW – Komite Anggaran DPR (Banggar DPR) Said Abullah mengprsesiasi pengunduran diri para pejabat tinggi di Bursa Efek Indonesia (IDX) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini, sebutnya, sebagai contoh positif dari akuntabilitas etis.
Ia mengatakan tindakan seperti itu masih jarang terjadi di Indonesia. Langkah tersebut menandakan integritas dan tanggung jawab di antara para eksekutif bursa, regulator, dan pengawas, yang dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap pasar modal.
“Saya pikir ini adalah sinyal positif untuk memperkuat kepercayaan investor,” katanya dalam pernyataan yang diterima pada hari Sabtu (3/1/2026).
Baca Juga: Iman Rachman Mundur dari BEI, Ini Tanggapan Menkeu Purbaya
Ia menyambut baik pengunduran diri Direktur Utama IDX Iman Rachman, Ketua OJK Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal, Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi, dan Wakil Ketua OJK Mirza Adityaswara. Langkah selanjutnya, mengembalikan kepercayaan investor dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Namun, Said menekankan bahwa pengunduran diri saja tidak cukup untuk meningkatkan kepercayaan investor. Ia juga mencatat bahwa kebijakan yang ada membutuhkan perbaikan lebih lanjut untuk memastikan dan transparansi dan stabilitas pasar.
“OJK, sebagai regulator pasar, harus melakukan reformasi, menyoroti kebijakan free float—saham yang tersedia untuk diperdagangkan kepada publik—sebagai isu mendesak yang perlu,” pungkasnya.
