Ancaman Trump Tariff atas Ekspor Anggur, Prancis Siap Hadapi AS

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

ASIAWORLDVIEW – Menteri Perdagangan Prancis, Nicolas Forissier menanggapi ancaman Trump untuk mengenakan tarif atas ekspor anggur Prancis ke AS. Hal ini terjadi meskipun Presiden AS membatalkan rencana untuk menerapkan kebijakan perdagangan terhadap beberapa negara UE di tengah sengketa terkait Greenland.

Ia mengkritik ancaman Donald Trump untuk memberlakukan tarif berat terhadap ekspor alkohol dari Prancis. Paris tidak akan ragu untuk mengambil tindakan balasan jika kebijakan tersebut diterapkan.

Trump mengancam akan memberlakukan tarif 200% pada anggur dan champagne Prancis setelah Presiden Macron menolak bergabung dengan “Dewan Perdamaian” Trump. Dikabarkan kemudian bahwa Amerika Serikat mundur dari rencana tarif Trump yang menargetkan negara-negara Eropa yang menentang tujuannya untuk membeli Greenland. Namun, otoritas Prancis tetap pada pendiriannya.

Baca Juga: Ketidakpastian Trump Tariff Membuat Pedagang Kripto Terus Berspekulasi

“Tidak dapat diterima memiliki senjata semacam ini, yang menjadikan sektor-sektor yang sangat simbolis dan penting bagi kami sebagai sandera. Ini tidak dapat diterima, dan jika dilakukan, akan ada tanggapan,” kata Forissier.

Sebelum penarikan sebagian Trump, Prancis menjadi salah satu negara Eropa yang mendorong adanya tanggapan kolektif yang tegas terhadap ancaman tarif dari Presiden Trump. Namun, seperti diakui oleh Forissier, mencapai konsensus di dalam Uni Eropa bukanlah hal yang mudah.

Negara-negara anggota masih terpecah dalam menentukan sikap, terutama terkait seberapa agresif langkah yang harus diambil untuk merespons kebijakan tersebut. Perbedaan kepentingan ekonomi dan strategi diplomasi masing-masing negara membuat proses pengambilan keputusan bersama menjadi kompleks.

Situasi ini mencerminkan tantangan besar bagi UE dalam menjaga solidaritas internal. Selain itu, menghadapi tekanan eksternal yang berpotensi memengaruhi stabilitas perdagangan dan hubungan transatlantik.