ASIAWORLDVIEW – Tahun Baru atau shōgatsu, menjadi hari libur paling penting di Jepang. Sebagian besar bisnis tutup dari tanggal 1 hingga 3 Januari, dan keluarga biasanya berkumpul untuk menghabiskan waktu bersama.
Tahun-tahun secara tradisional dianggap sebagai entitas yang terpisah, dengan setiap tahun baru memberikan awal yang baru. Akibatnya, semua tugas diharapkan selesai pada akhir tahun, sementara pesta bonenkai (“pesta melupakan tahun”) diadakan dengan tujuan meninggalkan kekhawatiran dan masalah tahun lama, Asiaworldview mengutip dari NHK, Kamis (1/1/2026).
Rumah dan gerbang masuk dihiasi dengan hiasan Tahun Baru. Hal ini mulai dari pohon pinus, bambu, dan plum. Warga Jepang pun membersihkan pakaian dan rumah.
Tanggal 1 Januari dianggap sebagai hari yang sangat beruntung, sebaiknya dimulai dengan menyaksikan matahari terbit pertama tahun baru (hatsu-hinode), dan secara tradisional dipercaya mewakili seluruh tahun yang baru dimulai. Oleh karena itu, hari tersebut seharusnya dipenuhi kebahagiaan dan bebas dari stres dan amarah, sementara segala sesuatu harus bersih dan tidak ada pekerjaan yang dilakukan.
Baca Juga: Tradisi Rayakan Malam Tahun Baru di Indonesia, Festival Budaya hingga Pesta Kembang Api
Merupakan tradisi untuk mengunjungi kuil atau temple selama shogatsu (hatsumode) saat Tahun Baru. Kuil dan kuil paling populer, seperti Kuil Meiji di Tokyo, menarik jutaan orang selama tiga hari. Kunjungan paling mengesankan adalah pada pergantian tahun, ketika lonceng kuil besar dibunyikan pada tengah malam.
Berbagai hidangan khusus disajikan selama shogatsu. Di antaranya adalah osechi ryori, otoso (anggur beras manis), dan ozoni (sup dengan kue beras).
Ada juga beberapa permainan tradisional yang dimainkan pada Tahun Baru, namun popularitasnya telah menurun dalam beberapa tahun terakhir. Hanetsuki (badminton Jepang), takoage (menerbangkan layang-layang), dan karuta (permainan kartu) adalah beberapa di antaranya.
Salah satu kebiasaan populer adalah mengirim kartu Tahun Baru, yang ditandai khusus untuk dikirim pada tanggal 1 Januari. Tidak jarang seseorang mengirim puluhan kartu kepada teman, kerabat, dan rekan kerja.
Pada malam Tahun Baru, toshikoshi soba (mie soba) yang melambangkan umur panjang disajikan. Kebiasaan yang lebih baru adalah menonton acara musik “kohaku uta gassen”, program televisi yang sangat populer yang menampilkan banyak penyanyi J-pop dan enka terkenal Jepang dalam penampilan spektakuler.
