Dominasi Binance di Open Interest Bitcoin, CME Kehilangan Posisi Teratas

Binance.

ASIAWORLDVIEW – Binance kini menjadi platform terbesar untuk open interest kontrak berjangka Bitcoin, menggeser CME. Pergeseran ini terjadi seiring dengan penurunan minat institusional yang signifikan, yang terlihat dari arus keluar yang terus berlanjut dari ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat.

CME Group, pasar derivatif terbesar, telah kehilangan posisinya sebagai bursa teratas untuk open interest (OI) kontrak berjangka Bitcoin (BTC). Binance kini telah menggeser CME untuk kembali menjadi platform terbesar berdasarkan open interest, menurut data CoinGlass.

Binance memiliki open interest Bitcoin sebesar 129.080 BTC senilai USD11,28 miliar. Sementara itu, CME memiliki open interest Bitcoin sebesar 112.340 BTC senilai USD9,81 miliar. Open interest Bitcoin di CME telah turun di bawah USD10 miliar untuk pertama kalinya sejak awal 2024.

Baca Juga: Kyrgyzstan Umumkan Stablecoin KGST Resmi Terdaftar di Binance

Open interest CME mulai turun menjelang crash pasar kripto pada 10 Oktober. Penurunan dari USD17 miliar menjadi USD9,80 miliar terjadi secara tajam seiring dengan berkurangnya keuntungan dari perdagangan basis. Trader membeli Bitcoin spot dan menjual futures dalam perdagangan basis untuk mendapatkan keuntungan dari premi harga.

Sementara open interest di Binance juga turun signifikan sejak awal Oktober. Namun, open interest meningkat pada Desember seiring sentimen “buy-the-dip” Bitcoin di kalangan investor ritel.

Open interest Bitcoin CME mencapai rekor tertinggi hampir USD23 miliar saat harga BTC mendekati USD100.000 setelah kemenangan pemilihan Presiden Donald Trump. Suku bunga tahunan telah turun dari 15% menjadi hampir 3%, menurut data Velo. Hal ini menunjukkan imbal hasil yang lebih rendah bagi investor institusional.

ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mengalami aliran keluar bersih sebesar USD19,3 juta pada Senin, menandai hari ketujuh berturut-turut aliran keluar BTC di tengah likuiditas yang tipis, menurut Farside Investors.

Arus keluar ini terjadi saat investor bersiap menghadapi prediksi harga bearish dari para ahli. Hal ini juga menandakan aktivitas tax-loss harvesting oleh investor institusional.

ETF Bitcoin iShares BlackRock (IBIT) mengalami penjualan sebesar USD7,9 juta oleh investor. Namun, ETF FBTC Fidelity mencatat arus masuk sebesar USD5,7 juta. Penarikan dana institusional juga tercatat pada ARKB ARK 21Shares dan BTCO Invesco Galaxy.