ASIAWORLDVIEW – Pasar kripto bersiap menghadapi volatilitas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penghentian semua negosiasi perdagangan dengan Kanada. Langkah ini diambil hanya beberapa bulan sebelum tinjauan terjadwal atas perjanjian perdagangan Amerika Utara di tengah penerapan tarif oleh Trump.
Dalam posting di Truth Social, Trump menuduh Kanada menayangkan iklan “penipuan” yang menampilkan mantan Presiden AS Ronald Reagan mengkritik tarif. Ia menyebut langkah tersebut “sangat keterlaluan” dan mengatakan hal itu membenarkan penghentian total pembicaraan yang sedang berlangsung.
Pernyataan presiden ini muncul setelah berbulan-bulan tarif Trump yang semakin meningkat menargetkan ekspor Kanada, dengan beberapa tarif mencapai persentase dua digit. Presiden AS sebelumnya menyarankan bahwa Kanada dapat “mendapat manfaat” dari integrasi ekonomi yang lebih erat dengan Amerika Serikat. Ia bahkan mengusulkan ide agar Kanada menjadi negara bagian ke-51.
Baca Juga: Keluarga Trump Raup Miliaran dari Kripto, Dukungan Politik Ubah Regulasi Pasar
Pemerintah Ontario kemudian mengonfirmasi bahwa mereka telah memesan iklan yang kontroversial tersebut, yang menggunakan rekaman tahun 1987 dari Reagan yang memperingatkan tentang bahaya tarif. Kampanye senilai USD53,5 juta tersebut mulai ditayangkan di jaringan televisi AS, termasuk Newsmax dan Bloomberg, pada awal pekan ini.
Keputusan Trump ini terutama mencolok mengingat upaya Kanada untuk meredakan ketegangan perdagangan. Pada akhir Agustus, Ottawa mengumumkan rencana untuk mencabut tarif balasan terhadap barang-barang AS. Usulan tersebut bertujuan untuk mengurangi gesekan dalam tinjauan musim panas terhadap Perjanjian Perdagangan AS-Meksiko-Kanada (USMCA).
Dilaporkan bahwa penyesuaian tersebut akan menghilangkan tarif 25% pada beberapa barang konsumen AS yang termasuk dalam perjanjian perdagangan Amerika Utara.Penghentian pembicaraan perdagangan dengan Kanada menambah daftar langkah tarif Trump yang saat ini membebani hubungan AS dengan beberapa ekonomi besar, termasuk China dan Meksiko. Pada Agustus, AS mengenakan tarif sebesar 10% hingga 50% terhadap lebih dari 60 negara.
Eskalasi terbaru ini terjadi di tengah ketegangan perdagangan dengan China yang sedang berlangsung. Hal ini menyebabkan crash di pasar kripto. Namun, Trump telah mengonfirmasi pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping, yang menandakan kemungkinan berakhirnya perang dagang.
