ASIAWORLDVIEW – Pergerakan harga Shiba Inu atau SHIB menunjukkan kinerja yang lebih lemah dibandingkan sejumlah aset kripto lain selama periode 1 Agustus hingga 31 Oktober 2026. Jika per 1 Agustus kinerjanya dijadikan patokan 100, SHIB menutup Oktober dengan skor relatif 97. Pada periode yang sama, Bitcoin (BTC) naik ke 123, Dogecoin (DOGE) mencapai 109, sementara Pepe (PEPE) mencatat kenaikan paling tinggi hingga 180.
Perjalanan SHIB sepanjang periode tersebut tidak sepenuhnya menurun. Token ini sempat naik hingga skor 123 pada 10 Oktober, tetapi kemudian kehilangan 26 poin dan menutup bulan di angka 97. Perubahan tersebut memperlihatkan volatilitas SHIB, terutama setelah kenaikan kuat pada kuartal III yang disebut mencapai 44,1%. Namun, pelemahan pada paruh akhir Oktober menghapus sebagian momentum yang sebelumnya terbentuk.
Berdasarkan data Pluang yang tercantum dalam informasi sumber, pada 2 November 2026 pukul 01.41 WIB, SHIB diperdagangkan di sekitar Rp0,0852, turun 0,88% dalam 24 jam. Bitcoin berada di kisaran Rp1.413.755.244, dengan kenaikan harian 0,36%. Sementara itu, PEPE tercatat sekitar Rp0,0889, melemah 3,43% dalam periode yang sama.
Baca Juga: Shiba Inu Pulih Tipis, Tunjukkan Potensi Rebound
Perbedaan pergerakan ini menunjukkan bahwa aset kripto tidak selalu bergerak searah. Bitcoin mencatat kenaikan harian, sedangkan SHIB dan PEPE mengalami koreksi. Di antara ketiganya, PEPE mengalami penurunan persentase paling besar pada data tersebut, meskipun kinerjanya selama periode tiga bulan yang disebutkan masih jauh lebih tinggi berdasarkan skor relatif.
Harga dan perubahan harian kripto dapat berbeda antarplatform serta berubah cepat. Angka di atas merujuk pada data Pluang yang disebutkan dalam informasi sumber, bukan gambaran harga tetap atau jaminan kinerja selanjutnya.
Perbandingan skor relatif menggambarkan perubahan kinerja sejak tanggal awal yang dipilih, bukan harga nominal atau imbal hasil pasti bagi setiap investor. Berdasarkan metrik tersebut, SHIB berakhir sedikit di bawah titik awal, sementara BTC, DOGE, dan terutama PEPE berada di atasnya. Lonjakan dan koreksi SHIB selama Oktober juga menjadi pengingat bahwa performa kuat dalam satu kuartal tidak selalu berlanjut pada periode berikutnya.
